Selasa, 16 Jun 2026 15:38 WIB

Ponorogo Diprediksi Tembus 2 Ribu Kasus Corona, Ini Langkah Pemkab

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 29 Sep 2020 13:08 WIB
Ketua Harian Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo, Agus Pramono
Ketua Harian Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo, Agus Pramono

jatimnow.com - Jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Ponorogo diprediksi tembus dua ribu kasus pada akhir Tahun 2020 nanti.

Prediksi itu terungkap dari rapat koordinasi Satgas Penanggulangan Covid-19 yang digelar di Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Penanganan Covid-19 di Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kepala Dinas kesehatan (Kadinkes) drg Rahayu Kusdarini saat rapat koordinasi memaparkan jika kasus Covid-19 di Bumi Reog diprediksi tembus dua ribu kasu pada Desember nanti jika tidak ada upaya pengendalian secara ketat.

"Jika tidak ada penanganan, sesuai yang disampaikan Bu Kadinkes pada Desember diprediksi bisa mencapai dua ribu kasus," ujar Ketua Harian Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo, Agus Pramono, Selasa (29/9/2020).

Hasilnya, kata dia, seluruh pihak yang terlibat dalam satgas sepakat memperketat penegakan protokol pencegahan Covid-19. Itu berdasarkan, surat edaran (SE) bupati terkait kegiatan yang boleh dan tidak digelar di masa pandemi ini.

Dia menjelaskan bahwa seluruh kegiatan kesenian ditiadakan. Seperti Reog Obyok tiap tanggal 11, wayangan, dangdutan, ludruk, dan lainnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara untuk hajatan seperti pernikahan semuanya masih diizinkan dengan syarat yang ketat. Untuk menentukan masih perlu izin dari gugus tugas.

"Alat ukurnya gugus tugas mengecek lokasinya, kapasitas berapa orang. Kalau kapasitasnya 100 orang maka diizinkan 50 orang yang berada pada waktu dan tempat yang sama," terang dia.

Ia melanjutkan, untuk makan tidak boleh prasmanan tetapi harus dibawa pulang.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Boleh nanggap elekton atau terop untuk menghibur," ujar dia.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.