Selasa, 23 Jun 2026 08:03 WIB

Lahan Tidur Milik Pemkot Disiapkan untuk Ketahanan Pangan di Kota Batu

Ilustrasi aktivitas pertanian di Kota Batu
Ilustrasi aktivitas pertanian di Kota Batu

jatimnow.com - Untuk mewujudkan program ketahanan pangan di tengah Pandemi Covid-19, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Batu bersinergi menjamin pangan bagi masyarakat.

Kepala DKP Kota Batu, Wiwik Nuryati mengatakan, pihaknya bakal memastikan kebutuhan pangan pokok bisa tersedia tiap bulannya. Swasembada pangan diharapkan tak hanya surplus untuk Kota Batu, tapi juga bisa menyediakan bagi luar daerah.

Baca Juga: BSI Gandeng SGN, Bangun Ekosistem Keuangan Syariah Industri Gula

"Seluruh komoditi dipastikan aman tiap bulannya. Kepastian tersebut kami dapat dari survei yang dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) per minggunya di 9 distributor yang ada di Kota Batu secara berkala," ungkap Wiwik, Minggu (27/9/2020).

Wiwik mencontohkan, untuk jumlah stok selama satu minggu misalnya, DKP Kota Batu mencatat untuk beras sebanyak 384,29 ton dengan kebutuhan 368 ton. Artinya kebutuhan beras surplus 16,29 ton dengan harga Rp 10.800 per kilogram.

Untuk jagung, ketersediaannya mencapai 17,65 ton dengan kebutuhan 16,38 ton, sehingga kebutuhan jagung di Kota Batu surplus 1,27 ton per minggunya.

"Dengan adanya program swasembada pangan di Kota Batu. Secara langsung kebutuhan pangan di Kota Batu bisa lebih dari surplus," paparnya.

Baca Juga: Reforma Agraria Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

Sementara Sekretaris Dispertan Kota Batu, Hendry Suseno menambahkan, lahan seluas 7 hektar telah disiapkan di dua tempat, yaitu Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu dan Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo.

"Untuk mendukung program swasembada pangan, kami sudah siapkan lahan 7 hektar yang merupakan lahan tidur milik pemkot di dua lokasi itu," tambahnya.

Hendry menerangkan, lahan itu akan ditanami pangan nonberas. Sebab luasan untuk pertanian lahan padi di Kota Batu tidak luas. Selain itu padi bukan daerah sentra padi.

Baca Juga: Komisi III DPR RI Cek Stok dan Kualitas Beras di Gudang Bulog Candirejo Nganjuk

Sehingga beberapa tanaman yang akan ditanam di antaranya adalah umbi-umbian hingga jagung. Masyarakat yang tidak memiliki lahan seperti buruh tani bisa dikaryakan sebagai penggarap.

"Harapannya dengan swasembada pangan bisa mencukupi kebutuhan pangan di Kota Batu. Juga untuk menyingkat distribusi pangan yang terlalu panjang hingga menyiapkan kebutuhan warga ketika impor dilarang akibat pandemi seperti yang sebelumnya terjadi," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.