Kamis, 25 Jun 2026 20:54 WIB

Mencicipi 'Lentho Demit', Gorengan Pedas yang Dijual Hanya Malam Hari

Katiyem dengan lentho demit bikinannya
Katiyem dengan lentho demit bikinannya

jatimnow.com - Gorengan lentho bagi warga Bumi Reog sangat popular. Lentho yang terbuat dari kacang tolo dan juga bisa dari kacang hijau itu biasa disandingkan sebagai lauk nasi pecel Ponorogo.

Salah satu penjual lentho yang banyak dikunjungi pembeli adalah Katiyem (70). Warga Jalan Kawung itu menjual 'Lentho Demit'.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

"Saya namakan lentho demit karena menjualnya pada malam hari selepas Isya sampai pukul 02.00 Wib," kata Katiyem, Sabtu (26/9/2020).

Ia bercerita, awalnya dirinya sejak berjualan sejak Tahun 1974. Saat itu dirinya menjual seperti roti lapis, wingko babat. Namun tidak bertahan lama hanya satu tahun.

"Banyak saingannya. Malah lentho itu belum ada saingannya. Saya akhirnya memilih jual lentho," terang dia.

Ia memilih menjual pada malam hari karena alasannya agar tidak ada saingannya.

"Yang jual lentho kan biasanya pagi sampai sore. Saya memilih malam. Karena kalau malam kadang orang juga perlu camilan," ujar dia.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Selain karena jual malam, kata dia, kata demit disematkan para pelanggan pasalnya lentho buatannya super pedas. Katiyem memberikan cabai rawit utuh diadonannya.

Ia hanya istirahat setelah berjualan pukul 01.00 Wib hingga pukul 04.00 Wib dan kemudian bersiap ke pasar untuk membeli bahan-bahan lentho.

"Saya beli ketela 25 kilogram, kedelai 20 kg, gaplek 2 kg, tepung 9 kg. Kemudian juga bahan-bahan membuat piya-piya seperti wortel 5 kg, kol 7 kg. Semuanya total Rp 700 ribu," terangnya.

Dirinya biasa mengadon bahan-bahan lentho demit dibantu anaknya. Untuk menggoreng, ia menggunakan penggorengan dengan menggunakan kayu bakar.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Sehari-hari bisa menjual hingga seribu biji lentho dan seribu pita-piya. Kalau jam 1 malam ndak habis, saya setorkan ke pasar," jelasnya sambil menyebut sehari dirinya dapat bisa mengantongi uang lebih Rp 1 juta. 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.