Kamis, 18 Jun 2026 12:46 WIB

Pilwali Surabaya 2020

KPU Surabaya Gelar Deklarasi Kampanye Damai, Eri Cahyadi Tak Hadir

Deklarasi damai yang digelar KPU Surabaya di Hotel Singgasana
Deklarasi damai yang digelar KPU Surabaya di Hotel Singgasana

jatimnow.com - Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi tidak hadir dalam deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya di Hotel Singgasana Surabaya, Sabtu (26/9/2020). Dalam acara itu hanya dihadiri wakilnya, Armudji.

Kemarin, Eri juga tidak menghadiri deklarasi damai yang digelar Bawaslu Kota Surabaya di Hotel Majapahit. Begitu juga wakilnya, Armudji.

Baca Juga: Gerak Cepat PSI Surabaya, Bentuk Pengurus DPC dan Dialog Bersama KPU

Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kota Surabaya telah menyiapkan deklarasi kampanye damai yang harusnya diikuti oleh kedua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya tahun 2020.

Sementara paslon Machfud Arifin-Mujiaman hadir, begitu juga dalam acara deklarasi damai yang digelar Bawaslu Kota Surabaya kemarin (25/9).

Kepada wartawan, Armudji menyampaikan bahwa Eri tidak bisa turut serta dalam kegiatan tersebut karena harus mendampingi saudaranya yang sedang sakit. Armudji pun memohon doa kepada peserta acara agar saudara dari Eri Cahyadi diberikan kesembuhan.

"Beliau harus mengantarkan saudaranya masuk ke rumah sakit. Kita doakan mudah-mudahan segara sembuh,” kata Armudji saat memberikan pidato sambutan.

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi menjelaskan, deklarasi damai dalam rangka mengajak kepada peserta tetap mengutamakan kondusifitas, keamanan dan kedamaian selama proses kampanye. Juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: KPU Surabaya Aktif Jalin Komunikasi dengan Partai Politik

Deklarasi kampanye damai ini juga sekaligus menandai bahwa hari ini tahapan kampanye sudah dimulai.

“Mari kita sama-sama peserta Pilkada agar menjaga kondusifitas. Kami ingatkan pada para pasangan calon maupun timnya mematuhi aturan yang ada sesuai PKPU yang diatur dalam Pemilu ditambah aturan protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengatakan dirinya bersama pasangannya Mujiaman Sukirno berkeinginan agar warga Kota Pahlawan lebih makmur. Calon wali kota Surabaya nomor urut 2 ini mengaku tidak ingin kampanye.

Baca Juga: KPU Surabaya Tetapkan Kemenangan Eri Cahyadi-Armuji, Raih 81,38 Persen

"Saya hanya ingin menjaga komitmen asas aturan termasuk deklarasi damai yang dibuat KPU, termasuk kemarin malam. Termasuk peraturan dari Kapolri itu akan saya patuhi," katanya.

Mantan Kapolda Jatim ini menambahkan dirinya hanya ingin menjadi wali kota Surabaya agar kehidupan warganya lebih baik dengan menyediakan lapangan pekerjaan.

"Bagaimana membuka lapangan pekerjaan seratus ribu dalam kurun waktu satu tahun. Kecil buat saya," tuturnya sambil menyebut outsourcing di Kota Surabaya tidak akan dihapus.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.