Kamis, 18 Jun 2026 04:58 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Orang Pingsan di Sosialisasi Jago PDIP, Penyelenggara Diminta Ditindak

Kegiatan sosialisasi Eri Cahyadi-Armudji di depan Stadion GBT, Surabaya
Kegiatan sosialisasi Eri Cahyadi-Armudji di depan Stadion GBT, Surabaya

jatimnow.com - Pingsannya salah satu orang dalam sosialisasi yang dilakukan jago PDIP, Eri Cahyadi-Armudji, sangat disayangkan. Bila kelalaian terjadi, Bawaslu Surabaya diminta menindak penyelenggara.

Hal itu disampaikan Pengamat Hukum, Abdul Malik. Dia meminta Bawaslu maupun Satgas Covid-19 Kota Surabaya memberikan sanksi kepada penyelenggara bila peristiwa itu dinilai melanggar dan sebuah kelalaian.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Sangat disayangkan ada warga yang pingsan saat menghadiri sosialisasi pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota. Harusnya ini tidak boleh terjadi kalau semua pihak mematuhi aturan dan protokol kesehatan Covid-19," ujar Malik, Senin (21/9/2020).

Malik meminta Bawaslu Kota Surabaya harus memanggil atau mengundang penyelenggara untuk dimintai keterangan terkait peristiwa orang pingsan di lokasi acara sosialisasi paslon Eri-Armuji.

"Meski belum memasuki tahapan kampanye, tapi karena ini menyangkut masalah keselamatan, masalah kesehatan warga. Maka Bawaslu harus memintai keterangan penyelenggara," ungkap Malik.

Baca juga: 

"Kalau ada kelalaian dari panitia penyelenggara, maka Bawaslu harus memberikan sanksi atau teguran," tambahnya.

Pengacara ini juga juga menilai, harusnya aparat kepolisian menghentikan acara tersebut apabila warga yang hadir melebihi jumlah undangan atau melebihi kapasitas.

"Misalnya yang diundang 100 orang. Ketika yang hadir melebihi dari 100 orang, maka polisi berhak membubarkan acara tersebut," jelas Malik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Malik yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur ini meminta jangan sampai ada klaster baru penyebaran Covid-19 dalam pilkada.

"Kita tidak mau ada klaster baru dalam pilkada. Itu nanti bisa menghambat proses tahapan pilkada. Pilkada harus tetap jalan, tapi semua tim pemenangan, pasangan calon harus mentaati peraturan, menjalankan protokol kesehatan," paparnya.

"Kalau panitia maupun peserta melanggar protokol kesehatan. Panitia tidak mampu membatasi, tidak bisa menghalau membludaknya warga, maka aparat kepolisian atau bawaslu berhak membubarkan acara tersebut," tegasnya.

Malik juga menyebut seharusnya Satgas Covid-19 Kota Surabaya juga tidak tinggal diam jika melihat pelanggaran protokol kesehatan terjadi.

"Jangan orang tidak pakai masker ditangkapi dan didenda. Tapi ada pengumpulan massa tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19, tidak menerapkan ukur suhu tubuh, tidak mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, tidak memakai masker, tidak jaga jarak, maka harus bertindak tegas. Jangan hanya diam saja dan jangan tebang pilih," sambung Malik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebelumnya beredar video petugas medis berpakaian lengkap alat pelindung diri (APD) yang menandu seseorang pingsan di lokasi acara sosialisasi pasangan Eri-Armudji (EA).

Dalam video dan foto yang beredar, terlihat empat petugas. Tiga orang petugas medis itu menaikan seseorang ke tandu. Sedangkan satu petugas medis lainnya terlihat di pinggir mobil ambulans yang bertuliskan Urkes Polrestabes Surabaya.

Kerumunan massa yang terlihat didominasi warga berpakaian warna merah. Dalam video juga terdengar suara "pakai masker'.

Dari informasi yang dihimpun jatimnow.com, pada Sabtu (19/9/2020) ada acara sosialisasi Eri-Armudji (EA) di wilayah Pakal atau di depan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Acara tersebut diselenggarakan oleh Duloor SZ.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.