Minggu, 14 Jun 2026 21:26 WIB

Melihat Tradisi Sedekah Jenang Sapar di Probolinggo

Seorang warga membawa jenang untuk dibagikan ke tetangga dalam tradisi sedekah jenang sapar di Probolinggo
Seorang warga membawa jenang untuk dibagikan ke tetangga dalam tradisi sedekah jenang sapar di Probolinggo

jatimnow.com - Warga di Kabupaten Probolinggo menggelar tradisi sedekah jenang sapar dalam masa Pandemi Covid-19. Tradisi ini merupakan penginggalan nenek moyang yang masih dilestarikan.

Nuryati (36), salah satu warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo mengaku bahwa tradisi sedekah jenang sapar yang dia ikuti adalah bentuk pelestarian budaya nusantara.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Jadi setiap bulan sapar kami selalu membuat jenang untuk dibagikan kepada sanak keluarga dan tetangga," kata Nuryati, Senin (21/9/2020).

Nurhayati mengaku jenang itu dibuatnya sendiri. Jenang buatannya berbahan tepung beras, tepung ketan, gula putih, gula merah, kelapa muda serta air dengan sedikit garam.

Setelah proses pembuatan selesai, jenang dipanaskan dengan api kurang lebih satu jam. Setelah matang, jenang-jenang itu kemudian dibagi ke keluarga dan tetangga.

Seorang warga membagikan jenang ke tetangga dalam tradisi sedekah jenang sapar di ProbolinggoSeorang warga membagikan jenang ke tetangga dalam tradisi sedekah jenang sapar di Probolinggo

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Sebelum dibagi, kami berdoa dulu sebagai wujud syukur kepada Allah atas segala rezeki yang sudah diberikan kepaa kami serta memohon ampunan dan pertolongan agar dijauhkan dari segara mara bahaya. Juga agar wabah corona segera berakhir," tuturnya.

Sementara Maidi, warga Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan mengatakan bahwa sedekah jenang sapar memang bukan sebuah ajaran. Namun jenang sapar ini merupakan tradisi yang perlu untuk dilestarikan.

"Memang tidak ada keharusan. Namun bagi saya, berbagi dan bersedekah itu sangat dianjurkan," jelasnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Maidi menyebut bahwa dengan memperbanyak sedekah, manusia akan dijauhkan dari segara penyakit dan mara bahaya.

"Semoga dengan keberkahan di bulan Sapar ini, Covid-19 akan segera berakhir. Sehingga kehidupan masyarakat bisa kembali normal," tandas Maidi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.