Jumat, 12 Jun 2026 23:13 WIB

Ini Keluhan Pejalan Kaki di Cagar Budaya Depan Tunjungan Plaza

Pejalan kaki menghindari besi penopang bangunan cagar budaya yang berada di depan Tunjungan Plaza Surabaya (Foto-foto: jatimnow.com)
Pejalan kaki menghindari besi penopang bangunan cagar budaya yang berada di depan Tunjungan Plaza Surabaya (Foto-foto: jatimnow.com)

jatimnow.com - Bangunan cagar budaya bekas Toko Nam yang lokasinya dekat Tunjungan Plaza (TP) 5 Surabaya, pojok Jalan Basuki Rahmat atau arah ke Jalan Embong Malang tampak terlihat usang, Sabtu (19/9/2020).

Selain tampak usang, besi penyangga bangunan cagar budaya yang disebut tipe C itu dikeluhkan para pejalan kaki. Sebab besi penopang bangunan itu memakan hampir 80 persen lebar trotoar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Seperi diungkapkan Yohanes, salah satu pemuda asal Surabaya yang kerap melintas di kawasan tersebut. Dia mengaku terganggu dengan besi penyangga bangunan cagar budaya itu.

"Ya mengganggu sih. Soalnya kan kalau sama orang tinggi kan ganggu, bisa kena besinya ini. Atau orang yang jalan, biasanya kan nggak lihat. Ya takutnya nabrak besinya ini. Lebih baik dilepas aja," ungkap Yohanes saat ditemui jatimnow.com di lokasi, Sabtu (19/9/2020).

Bangunan cagar budaya yang berada di depan Tunjungan Plaza SurabayaBangunan cagar budaya yang berada di depan Tunjungan Plaza Surabaya

Yonahes berharap bangunan cagar budaya itu bisa diperbaiki dan dirawat dengan baik sehingga bisa menjadi salah satu destinasi wisata baru di Surabaya.

"Biar lebih bagus ya dibuat destinasi wisata. Ini kan daerah Tunjungan, biasanya kan banyak anak-anak muda, dari luar kota juga, lebih bagus ya diperbaiki," ujar Yohanes.

"Ya, itu lebih baik di renovasi, diperbaiki. Besinya kalau bisa ya dilepas. Karena besinya ini mengganggu," tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan Leli, salah satu warga Surabaya yang juga kerap melintas di pedestrian itu setelah jalan-jalan ke Tunjungan Plasa.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ya ganggu, ininya (besinya) kan nggak fungsi. Kalau bisa ya dibuat tempat yang bermanfaat. Kayak lapangan-lapangan kecil, karena banyak anak-anak yang kurang untuk tempat bermain," kata Leli yang saat itu usai jalan-jalan ke TP bersama anaknya.

"Ini juga kan jalan protokol, jalan pusat. Dijadikan museum kan juga bisa. Dijadikan kayak perpustakaan kan bisa juga. Terus buat tempat-tempat anak muda untuk mengekspresikan dirinya kan juga bisa. Biar nggak mangkrak gini," sambung Leli.

Bangunan cagar budaya yang berada di depan Tunjungan Plaza SurabayaBangunan cagar budaya yang berada di depan Tunjungan Plaza Surabaya

Banyak bangunan yang menjadi saksi sejarah yang tersisa di kota yang hampir 10 Tahun dipimpin Wali Kota Tri Rismaharini (Risma) ini. Namun tak semuanya menjadi ikon.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Lantas, kenapa bangunan cagar budaya yang disebut tipe C itu dianggurkan? Kenapa tidak dijadikan ikon?

Data yang dihimpun, bab V pasal 11 Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 5 tahun 2005 tentang Pelestarian Bangunan dan/atau Lingkungan Cagar Budaya.

Bangunan cagar budaya golongan C adalah bangunan cagar budaya yang dapat dipugar dengan cara revitalisasi/adaptasi.

Pasal 16 menjelaskan ketentuan revitalisasi/adaptasi sebagai berikut, perubahan bangunan dapat dilakukan tetapi harus mempertahankan tampang bangunan utama termasuk warna, detail, dan ornamen bangunan. Sedangkan, warna, detail dan ornamen bangunan yang diubah harus disesuaikan dengan arsitektur bangunan aslinya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.