Rabu, 17 Jun 2026 14:47 WIB

Jalan di Kota Batu ini Disebut Sudah Lama Rusak, Begini Respon DPUPR

Kondisi Jalan Larmani di Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu
Kondisi Jalan Larmani di Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu

jatimnow.com - Warga Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu mengeluhkan kondisi Jalan Larmani yang rusak hingga membahayakan pengguna jalan.

Dari pantauan di lokasi, hampir di setiap bagian badan jalan tersebut berlubang dan mengelupas. Saat pengendara melintas, debu di jalan ini dipastikan menganggu.

Baca Juga: Melihat Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di Kota Kediri, Inovasi untuk Sanitasi Aman

Apalagi saat musim hujan, selain luberan air, jalan menjadi licin dan membahayakan. Menurut warga, kondisi jalan rusak ini sudah terjadi cukup lama kurang lebih 5 tahun.

"Sudah cukup lama kondisi jalan rusak parah, bahayanya kalau hujan jalan pasti licin. Harapan warga, pemerintah segera merespon agar jalan segera diperbaiki. Supaya pengendara yang melintas merasa aman. Jalan ini merupakan akses antar dusun," ujar salah satu warga, Anton Herdi ketika melintas, Rabu (16/9/2020).

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Agung SedayuKabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Agung Sedayu

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

Sementara Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Agung Sedayu menyebut, pihaknya menganggarkan Rp 198 juta untuk peningkatan jalan hot mix (aspal) di lokasi.

"Untuk pelaksanaan pembangunan kita masih menunggu pengesahan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2020. Intinya dalam waktu dekat ini harus segera terealisasi," ungkap Agung yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu ini.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Selain pengaspalan dengan total panjang 400 meter dan lebar 2,5 meter, samping kanan kiri juga bakal dibangun drainase terlebih dahulu. Tujuannya agar aspal tidak rusak terkena air sekaligus persiapan menghadapi musim hujan.

"Agar jalan tak cepat rusak akibat luberan air, kita bangun dulu drainasenya selebar 60 kali 60 centimeter dengan panjang 133,5 meter. Baru kita lakukan pengaspalan. Kami juga sudah anggarkan dalam PAK Rp 198 juta," jelas Agung.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.