Rabu, 17 Jun 2026 00:26 WIB

DPRD Sebut Aplikasi Smart City Kota Batu Kurang Berfungsi

Pemkot Batu (foto dokumen)
Pemkot Batu (foto dokumen)

jatimnow.com - DPRD Kota Batu mengeluhkan kurang berfungsinya aplikasi Smart City (SC) untuk membantu kesulitan, kendala dan hambatan yang terjadi di tengah Pandemi Covid-19.

Dalam mewujudkan SC, Pemkot Kota Batu menggelontorkan dana kurang lebih Rp 10 Miliar dari APBD Tahun 2017.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Khamim Tohari, dinas terkait selaku pengelola SC yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu harusnya memiliki banyak terobosan.

Mulai membuat kanal-kanal pengaduan, sosialisasi pencegahan penangganan Covid-19, dan pendataan untuk mendorong pemulihan ekonomi sesegera mungkin. Ia tak ingin pengelolaan buruk nanti menciderai sudut pandang masyarakat pada pemerintah.

"Kami tidak faham secara detail, namun harapan kami SC sebagai program berbiaya mahal harusnya bisa mengakomodir semua kendala atau keluhan masyarakat supaya segera mendapat respon dari pemerintah. Misal membuat banyak kanal," katanya, Sabtu (12/9/2020).

Dengan pengelolaan baik, menurutnya SC mampu menampakkan peran pemerintah dalam situasi carut marut berbagai dampak pandemi.

Khamim mencontohkan saat ini, petani di Kota Batu menjerit lantaran tidak bisa menjual hasil panen. Harusnya SC bisa mengakomodir untuk membantu pemasaran secara online dengan jangkauan lebih luas.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Jika pemanfaatan SC dikelola dengan baik harapan DPRD nanti bisa mendeteksi berbagai masalah sosial yang muncul, memetakan mereka dalam data yang akurat," ujarnya.

Terlebih, buruknya pengelolaan SC nampak saat adanya penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) beberapa waktu lalu.

Kendala rancunya pendataan dalam validasi kala itu harusnya bisa terselesaikan dengan mudah, tapi nyatanya tak berperan sama sekali.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"DPRD menilai Diskominfo Kota Batu belum maksimal dalam menggunakan teknologi SC, padahal setiap tahunnya selalu mendapatkan kucuran dana ratusan juta untuk perawatan dan lainnya. Kita akan panggil mereka untuk hearing dalam waktu dekat," tutupnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.