Rabu, 17 Jun 2026 03:43 WIB

Nabung 10 Tahun untuk Daftar Haji Sama Ibu, Pengamen ini dapat Bantuan

Rumah Slamet dilakukan perbaikan
Rumah Slamet dilakukan perbaikan

jatimnow.com - Slamet Efendy (30), seorang pengamen asal Dusun Krajan RT 03/RW 03, Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Probolinggo yang kini tercatat sebagai calon haji bersama ibunya mendapatkan bantuan dari Pemprov Jatim.

Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Dr Alwi mengatakan bantuan itu diberikan atas perintah dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Baca juga: Kisah Pengamen Menabung 10 Tahun untuk Daftar Haji Bersama Ibunya

"Atas petunjuk dan perintah dari Ibu Khofifah, kami mendatangi rumah pemuda yang mendaftar haji bersama ibunya dari hasil mengamen," katanya, Sabtu (12/9/2020).

Menurutnya, pemberian bantuan itu karena Slamet mempunyai tujuan yang mulia yaitu ingin berangkat haji bersama ibunya.

"Slamet memiliki niatan mulia dengan menabung dan mengajak ibunya naik haji. Itu mendapat respon positif dari Ibu Gubernur," jelasnya.

Bantuan itu mulai dari melakukan perbaikan rumah yang akan dilakukan secara gotong royong bersama dengan Tim Dinsos. Selain perbaikan rumah, keluarga ini juga mendapatkan bantuan sembako dan peralatan dapur.

"Selain Ibu Atminah dan anaknya Slamet, juga ada 3 keluarga miskin lain yang memperoleh bantuan. Total semuanya ada empat keluarga," ujar dia.

Ia juga menyebut jika Slamet dan Atminah juga mendapatkan jaminan perlindungan sosial setiap bulannya berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Atminah yang kini tinggal berdua dengan anaknya karena suaminya telah meninggal sejak Slamet di kelas satu SD itu mengaku bersyukur dengan bantuan yang telah diterimanya.

"Terimakasih atas bantuan yang diberikan ini. Untuk menghidupi keluarga, Slamet selalu ngamen setiap hari. Namun saya bersyukur telah didaftarkan haji oleh Slamet dari hasil menabungnya," jelasnya.

Ibunya mengatakan Slamet mulai mengamen sejak berusia 10 tahunan. Slamet juga tidak bisa membaca dan menulis.

"Karena dia sudah tidak sekolah sejak kecil," katanya.

Slamet sendiri mengaku tetap akan mengamen agar dapat menabung guna membahagiakan ibunya.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Saya setiap hari ngamen di lampu merah dekat exit Tol Leces dan terkadang di kampung-kampung," katanya.

Sebelumnya, untuk berangkat bersama ibunya, Slamet telah menyetorkan uang Rp 50 juta ke Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang didapat dari tabungan yang ia kumpulkan dari hasil mengamen.

Kini Slamet dan ibunya resmi tercatat sebagai calon haji Kabupaten Probolinggo. Untuk bisa melunasi kekurangan ongkos haji bersama ibunya, Slamet akan kembali menabung dengan jalan mengamen.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.