Sabtu, 20 Jun 2026 07:46 WIB

Deklarasi Damai di Mojokerto, Tiga Paslon Bagikan Masker ke Masyarakat

Deklarasi damai Pilkada Mojokerto
Deklarasi damai Pilkada Mojokerto

jatimnow.com - Tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Mojokerto melakukan deklarasi damai dan berkomitmen mematuhi protokol kesehatan selama Pandemi Covid-19.

Deklarasi damai itu bertujuan agar saat pemilihan bupati Mojokerto pada 9 Desember berlangsung aman, damai dan sejuk. Tiga kontestan akan meramaikan pesta demokrasi tahun 2020 di Bumi Majapahit.

Baca Juga: Anjing Unit K-9 Polda Jatim Bantu Ungkap Identitas Korban Mutilasi Mojokerto

Tiga pasangan calon itu yakni Yoko Priyono-Chairun Nisa (Yoni), Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra dan Pungkasiadi-Titik Masudah.

Selain deklarasi damai, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dan tiga calon bupati dan wakil bupati membagikan masker kepada masyarakat di Pasar Legi, Mojosari.

"Kita hadirkan tiga calon bupati dan wakil bupati, KPU dan Bawaslu untuk membagikan 10 ribu masker dan deklarasi untuk tiga paslon untuk tetap menggelorakan protokol kesehatan dalam rangka pilkada 2020," kata Dony, Kamis (10/9/2020).

Baca Juga: Antisipasi Kerusuhan, Pemkab Tulungagung Gelar Apel Akbar

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menambahkan, bentuk pengawasan akan ada tambahan untuk proses pelaksanaan pilkada.

"Untuk sanksi akan ikuti dari surat edaran apabila tidak mematuhi protokol kesehatan seperti sanksi sosial push up, menyanyikan lagu kebangsaan, membaca Pancasila," ujar dia.

Baca Juga: Forum Cinta Damai Kediri Serukan Persatuan dan Doa untuk Almarhum Affan

"Terkait dengan sanksi beberapa pasangan calon ini masih kita akan terapkan sesuai dengan apa yang diarahkan Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto namun kegiatan tersebut akan kita sosialisasikan dulu kepada para tokoh politik di masing-masing calon agar nantinya bisa bersinergi untuk mematuhi protokol kesehatan di pilkada nanti," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.