Minggu, 14 Jun 2026 21:18 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Eri Diduga Menabrak Undang-undang ASN, Ini Pembelaan PDIP

Eri Cahyadi (tengah) saat berada di Taman Harmoni, Surabaya
Eri Cahyadi (tengah) saat berada di Taman Harmoni, Surabaya

jatimnow.com - Kedatangan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi dalam kegiatan politik PDI Perjuangan (PDIP) di Taman Harmoni diduga menabrak undang-undang aparatur sipil negara (ASN).

Eri datang ke Taman Harmoni beberapa jam setelah ditunjuk PDIP menjadi bakal calon (balon) wali kota Surabaya bersama Armudji sebagai bakal calon wakil wali kota.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dalam kegiatan PDIP itu, selain berbaju merah, Eri juga mengenakan celana dan songkok warna hitam serta masker putih. Dia duduk di bawah tenda warna putih yang terdapat bendera PDIP.

Datangnya Eri dianggap wajar oleh Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono.

"Jadi wajar Mas Eri datang ke acara PDI Perjuangan setelah mendapat rekomendasi calon wali kota Surabaya," ungkap Adi kepada jatimnow.com, Rabu (2/9/2020).

"Syarat Undang-undang Pilkada kan mundur dari ASN saat mendaftar. Tadi di Taman Harmoni memang acara PDI Perjuangan, kami konferensi pers. Taman Harmoni adalah salah satu ikon perubahan pemerintahan Wali Kota Risma, yang dulu hamparan sampah, disulap menjadi taman yang asri," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Baca juga:  Hadiri Acara PDIP, Eri Tabrak Undang-undang ASN?

Datangnya Eri diduga menabrak Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam Pasal 2 Poin F, ASN diwajibkan menjaga netralitas. Juga Pasal 4 Poin D tentang ASN wajib menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak. Lalu pasal 5 poin H yaitu ASN wajib menjaga agar tidak konflik kepentingan dalam melaksanakan tugasnya.

Menurut Adi, begitu didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Eri akan melampirkan surat pengunduran dirinya sebagai ASN.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mas Eri Cahyadi begitu didaftarkan PDI Perjuangan ke KPU, dia akan melampirkan surat pengunduran diri dari ASN," tambahnya.

Selain Eri dan Armudji, kegiatan PDIP itu juga dihadiri Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma), Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat dan Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono.

KPU membuka pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya selama tiga hari yaitu tanggal 4 hingga 6 September 2020.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.