Selasa, 16 Jun 2026 12:05 WIB

Pandemi Covid-19

Ponorogo akan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka SD dan SMP

SMPN 1 Ponorogo
SMPN 1 Ponorogo

jatimnow.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo mewacanakan SD dan SMP di Bumi Reog untuk melakukan uji coba tatap muka.

Kadindik Ponorogo, Endang Retno Wulandari mengatakan pihaknya saat ini tengah mengajukan permohonan kepada Bupati Ipong Muchlissoni untuk pelaksanaan uji coba tatap muka untuk tingkat SD dan SMP.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Harus ada izin dari bupati, kemudian juga ada izin orang tua termasuk juga lembaga sekolah ini siap untuk protokol kesehatan,” katanya, Rabu (2/9/2020).

Direncanakan hanya satu SMP dan satu SD yang akan dilakukan uji coba pembelajaran tatap muka di setiap Kecamatan.

“Satu sekolah negeri dan satu sekolah swasta bisa dilakukan uji coba untuk setiap jenjang di setiap kecamatan," ujar dia.

Jika masa uji coba setelah dilakukan evaluasi tidak ditemukan masalah, maka jumlah sekolah dapat ditambah secara bertahap.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Untuk itu pihaknya saat ini bersama Satgas Covid-19 Kecamatan terus melakukan verifikasi sekolah mana saja yang akan ditunjuk.

“Polanya untuk zona kuning itu maksimal 50 persen untuk dibolehkan, kita tidak akan 50 persen persen dulu. Jadi mungkin 30 persen dulu," terangnya.

Nantinya untuk jenjang SMP misal kelas 1 bisa masuk seluruhnya selama dua hari, selanjutnya bergantian untuk kelas 2 dan 3. Selain itu durasi jam pembelajaran untuk setiap pelajaran juga akan dikurangi waktunya.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

"Untuk SD agar tidak berkerumun, jam istirahat kita tiadakan dan diatur jam penjemputan agar anak bisa langsung pulang ke rumah," lanjutnya.

Namun untuk jenjang Paud/TK, Retno menuturkan jika pihaknya masih harus mengevaluasi terlebih dahulu uji coba yang dilakukan pada tingkat SD dan SMP.

"Paling cepat uji coba tatap muka pada jenjang Paud/TK dapat dilakukan 2 bulan setelah uji coba pada jenjang SD-SMP tidak ada masalah," tandas Retno.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.