Rabu, 17 Jun 2026 00:21 WIB

Temuan Mayat Bayi Perempuan di Surabaya, Warga hingga Bidan Diperiksa

Proses evakuasi mayat bayi perempuan yang ditemukan di sungai Kampung Malang Utara V, Tegalsari, Surabaya
Proses evakuasi mayat bayi perempuan yang ditemukan di sungai Kampung Malang Utara V, Tegalsari, Surabaya

jatimnow.com - Polisi terus mengumpulkan alat bukti di lapangan untuk mencari pelaku pembuangan bayi perempuan yang ditemukan tewas di sungai Kampung Malang Utara V, Tegalsari, Surabaya.

Penyelidikan dimulai dengan meminta keterangan lima orang saksi. Kelima saksi itu di antaranya dua orang saksi mata, ketua RT dan seorang bidan beserta asistennya yang membuka praktik di Jalan Pandegiling IV, tidak jauh dari lokasi penemuan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dari hasil pemeriksaan bidan tersebut diketahui bahwa sehari sebelumnya atau sekitar pukul 19.00 Wib, Sabtu (29/8/2020) ada dua orang perempuan yang diduga ibu dan anak datang ke tempat praktiknya dengan keluhan mual dan pusing.

"Dari keterangan bidan, dua orang perempuan itu mengaku ibu dan anak. Ibunya sempat mengatakan pada bidan bahwa anaknya baru Kelas 2 SMA atau berusia 17 tahun," jelas Kanit Reskrim Polsek Tegalsar, Iptu I Made Sutanaya. Senin (31/8/2020).

Baca juga:  Mayat Bayi Perempuan di Sungai Gegerkan Warga Kampung Malang, Surabaya

Kemudian oleh bidan sempat dilakukan test pek (tes kehamilan). Dari itu bidan memperkirakan perempuan tersebut kandungannya berusia 6 sampai 7 bulan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dua orang itu bukan pasien tetap bidan itu dan bukan warga sekitar karena bidan tidak mengenalnya. Tiba-tiba datang dengan keluhan mual dan pusing," bebernya.

Ciri-ciri kedua perempuan tersebut yaitu yang berusia 17 tahun berbadan gemuk, berambut keriting bergelombang pendek, kulit putih, berlogat Jawa dan mengenakan baby doll.

"Sedangkan perempuan satunya (yang mengantar) dan mengaku ibu kandung itu berusia 50 tahun, tinggi sekitar 140 sampai 150 sentimeter, kulit sawo matang dan berambut pendek ikal, berlogat Jawa," tambah Made.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Mayat bayi perempuan ditemukan di sungai Kampung Malang Utara V sekitar pukul 16.30 Wib, Minggu (30/8/2020). Tali pusar masih menempel di pusar bayi.

Mayat bayi itu ditemukan pertama kali oleh Sukarni Ningsih, warga setempat yang saat itu sedang menjemur pakaian di bantaran sungai. Awalnya dia mengira benda yang dikerubuti lalat itu adalah bangkai hewan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.