Minggu, 14 Jun 2026 09:42 WIB

Pencopotan Dua Kepala OPD, Wawali Probolinggo: Tak Ada Unsur Politik

Wakil Wali Kota Probolinggo, Muhammad Saufis Subri
Wakil Wali Kota Probolinggo, Muhammad Saufis Subri

jatimnow.com - Wakil Wali Kota (Wawali) Probolinggo Muhammad Saufis Subri akhirnya buka suara terkait pencopotan dua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkot Probolinggo.

Menurutnya, langkah wali kota bersama tim sudah memiliki acuan-acuan yang sudah terukur.

Baca Juga: Potensi PAD Parkir dan PKB Kota Probolinggo Ratusan Juta Bocor ke Kabupaten

"Tidak mungkin seorang kepala daerah di mana pun mengambil keputusan gegabah. Pasti sudah ada sesuatu yang sudah dipertimbangkan, tapi tidak bisa disampaikan kepada publik," terang Wawali Subri, Jumat (28/8/2020).

Banyak yang menyebut bahwa keputusan mencopot dua kepala OPD itu dilandasi faktor like and dislike. Namun hal itu dibantah Wawali Subri.

"Tidak ada unsur like and dislike dalam proses ini," tegasnya usai pelantikan pejabat di Pemkot Probolinggo.

Wawali Subri juga mempersilahkan kedua pejabat yang dicopot itu menempuh jalan ke PTUN jika ada hal-hal yang dirasa kurang puas.

Baca juga:  

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

"Bapak wali kota mempersilahkan. Pemkot kalah pun tidak apa-apa. Tapi intinya Kota Probolinggo lebih baik," jelasnya.

Lantas apakah pencopotan itu terkait dengan politik, Wawali Subri juga membantahnya.

"Itu tidak benar. Siapa pun yang melakukan pelanggaran, maka diproses. Kalau ada tanggapan soal politik, itu terlalu kerdil. Jika memang ada soal politik, buktikan saja," paparnya.

Baca Juga: Suasana Haru Sambut 312 Jemaah Haji Probolinggo di Kantor Wali Kota

Dua Kepala OPD yang dicopot dari jabatannya yaitu Tutang Heru Aribowo, sebelumnya menjabat Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum (setingkat kepala OPD). Saat ini dia ditempatkan sebagai staf di Kecamatan Kedopok.

Kemudian Dwi Hermanto dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker). Saat ini dia dibebastugaskan sementara.

Pemkot Probolinggo mencopot jabatan Tutang dan Dwi karena dianggap melanggar disiplin sesuai dengan Pasal 3 Peraturan Pemerintah 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.