Minggu, 14 Jun 2026 15:07 WIB

Ketika Pak Tedjo Mengajak Mahasiswanya Ujian Skripsi di Kebun

Saat Pak Tedjo mengajak mahasiswanya ujian skripsi di kebun
Saat Pak Tedjo mengajak mahasiswanya ujian skripsi di kebun

jatimnow.com - Sejumlah mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Ponorogo mengikuti ujian skripsi dengan cara unik dan berbeda.

Mereka mengikuti ujian skripsi di sebuah kebun yang terletak di Jalan Halim Perdana Kusuma Gang 2, Desa Tajug, Kecamatan Siman. Mereka berhadapan dengan dosen penguji dan penguji sebaya di tengah-tengah perkebunan yang hijau nan sejuk.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Sutedjo, dosen penguji mengatakan bahwa menulis itu seperti bertanam dan berkebun.

"Kalau kita tekun, maka menulis apa pun baik skripsi dan yang lain juga kita akan menuai hasil yang bagus saat panen," jelas Pak Tedjo-sapaan akbrab Sutedjo, Rabu (26/8/2020).

Kedua, lanjut Pak Tedjo, kebun dipilih untuk mendapatkan realita yang berbeda. Sebab bila ujian dilakukan di kampus, hal itu sudah biasa dan terkesan kaku.

Saat Pak Tedjo mengajak mahasiswanya ujian skripsi di kebunSaat Pak Tedjo mengajak mahasiswanya ujian skripsi di kebun

"Kalau di kebun bisa rileks dan seolah jarak antara dosen dengan mahasiswa itu tidak ada. Apalagi di sini saya hadirkan penguji sebaya yaitu alumni STKIP Ponorogo," bebernya.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Menurut Pak Tedjo, penguji sebaya adalah yang sudah menulis lebih banyak daripada kawan-kawan mahasiswanya. Sehingga bisa memberikan masukan untuk mahasiswa.

Ide menggelar ujian skripsi di kebun itu muncul di benak Pak Tedjo sejak dua bulan lalu ketika Pandemi Covid-19 berdampak pada dihentikannya kegiatan pembelajaran tatap muka.

"Kebetulan saya sendiri berkebun dengan tujuan untuk menghibur diri. Dan ini saya terapkan," tutur Pak Tedjo.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara salah satu mahasiswa yang mengikuti ujian skripsi, Ristiana (22) menjelaskan, ujian skripsi di kebun menurutnya lebih mengasyikan. Sebagai mahasiswa dia mendapat pengalaman baru, yaitu rileks dan enjoy.

"Ada filosofi tersendiri dari berkebun. Bahwa harus memiliki karakter tekun, ulet, sabar dan penuh perhatian untuk mendapatkan hasil yang baik," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.