Minggu, 14 Jun 2026 12:55 WIB

Minim Sinyal Internet di Pelosok Ponorogo, Guru ini Datangi Siswanya

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 25 Agu 2020 15:18 WIB
Guru datang ke rumah siswanya ajarkan pembelajaran secara langsung
Guru datang ke rumah siswanya ajarkan pembelajaran secara langsung

jatimnow.com - Pembelajaran daring atau online di tengah Pandemi Corona atau Covid 19 tidak sepenuhnya bisa diikuti dengan baik oleh siswa.

Harum Pramoko, salah satu guru matematika di SMAN 1 Lulung, Ponorogo memilih menempuh jarak belasan kilo meter untuk mengajarkan secara langsung kepada siswanya yang berada di daerah minim sinyal internet.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Guru yang memiliki dua anak itu mengaku memberikan materi pengajaran 3 kali dalam sepekan. Kali ini, Harum mengajar di Desa Suru, Kecamatan Sooko. Di desa tersebut, ada 11 siswa yang menantinya untuk mengajar.

"Kali ini di Suru. Saya biasanya dalam sepekan, 3 hari digunakan untuk pembelajaran secara langsung ke rumah siswa," kata guru kelas 12 itu, Selasa (25/8/2020).

Sedangkan pada 3 hari selanjutnya, ia mengaku mengajar secara online.

"Maklum saja, karena saya mengajar di SMA Pulung siswanya berasal dari Kecamatan Sooko, Kecamatan Pudak, Kecamatan Pulung," ujar dia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurutnya, dalam sehari dia bisa mengajar di dua tempat. Ia berangkat dari rumahnya di Desa/Kecamatan Pulung pada pukul 08.00 Wib.

"Setiap lokasi biasanya saya mengajar satu jam sampai dua jam. Karena itu saat mengajar di rumah siswa, saya bisa mendatangi dua tempat sekaligus," ujar dia.

Diakuinya, dengan mendatangi rumah siswa diharapkan agar anak didiknya itu dapat menyerap ilmu dengan sempurna. Ia beralasan, materi pembelajaran yang dishare melalui handphone kebanyakan siswa tidak begitu memahami.

Baca Juga: Calon Guru Berprestasi, Mahasiswi Unusa Juara Jujitsu Nasional

"Jadi dengan mengadakan tatap muka merupakan solusi. Tapi saya tetap melakukan protokol kesehatan. Dan ke lokasi yang tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19. Biar tetap sama-sama aman," paparnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.