Minggu, 07 Jun 2026 08:03 WIB

Pandemi Covid-19

Pemkab Banyuwangi Cairkan Insentif Rp 3,9 Miliar Bagi Para Nakes

  • Penulis :
  • | Selasa, 25 Agu 2020 12:17 WIB
Bupati Anas menyerahkan insentif tahap pertama Rp 3,9 miliar untuk para tenaga medis dan kesehatan di Banyuwangi
Bupati Anas menyerahkan insentif tahap pertama Rp 3,9 miliar untuk para tenaga medis dan kesehatan di Banyuwangi

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menyerahkan insentif senilai Rp 3,9 miliar untuk para tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) yang terus bekerja keras menghadapi Pandemi Covid-19.

Anggaran tersebut merupakan insentif tahap pertama dari APBD. Pada tahap berikutnya juga telah disiapkan Rp 10,9 miliar termasuk dari APBN, sehingga total Rp 14,8 miliar.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, dedikasi para tenaga medis dan tenaga kesehatan sungguh luar biasa dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

Menurutnya, mereka tak hanya mengabdi di fasilitas kesehatan, tapi juga berdedikasi dengan membantu penyiapan protokol kesehatan di rumah ibadah, pesantren, rumah makan hingga destinasi wisata.

"Tentu saja insentif ini tidak sebanding dengan dedikasi bapak dan ibu tenaga medis serta tenaga kesehatan. Sekali lagi kami ucapkan beribu terima kasih. Semoga dedikasi bapak ibu menjadi ibadah yang diganjar berkah," kata Bupati Anas saat menyerahkan insentif secara simbolis kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Klatak, Kecamatan Kaliputo, Selasa (25/8/2020).

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Bupati Anas juga meminta kepada para tenaga medis dan tenaga kesehatan untuk turut mengampanyekan kesehatan keluarga.

"Saat ini pemerintah pusat hingga daerah secara tegas menyatakan bahwa kunci penanganan Covid-19, baik dari sisi kesehatan maupun sosial-ekonomi, adalah pemberdayaan keluarga. Keluarga adalah hulu sekaligus hilir dari semua program penanganan Covid-19," jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan dr. Widji Lestariono menyebut bahwa insentif bagi tenaga kesehatan ini diberikan secara bertahap. Setelah Maret hingga Mei senilai Rp 3,9 miliar yang secara simbolis diserahkan hari ini, juga disiapkan anggaran Rp 10,9 miliar untuk Juni hingga Desember 2020.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Besaran yang diterima tenaga medis bervariasi. Ini untuk memberikan suntikan semangat pada tenaga kesehatan selama pandemi," ujar dr Rio-sapaan akrabnya.

Selain insentif berupa dana, selama ini Pemkab Banyuwangi juga memberi tambahan nutrisi untuk ribuan tenaga kesehatan di kabupaten tersebut yang terus bertugas di masa Pandemi Covid-19. Tambahan nutrisi berupa telur, buah, roti dan susu diberikan setiap hari dengan dana total Rp 1,7 miliar.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.