Selasa, 16 Jun 2026 09:32 WIB

Penertiban Covid-19 di Diskotek, 13 Orang Tewas Terinjak-injak

Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Polisi melakukan penertiban peraturan karantina wilayah di pusat hiburan malam atau diskotek di ibu kota Peru, Lima.

Pejabat setempat melaporkan, peristiwa ini menyebabkan 13 orang meninggal dunia karena kepanikan yang terjadi.

Baca Juga: Polres Gresik Gerebek Ruko Karaoke, Puluhan Botol Miras Diamankan

Kementerian Dalam Negeri melaporkan, penertiban itu terjadi di disko Thomas di Lima, tempat sekitar 120 orang berkumpul untuk pesta pada Sabtu (22/8) malam.

Orang-orang mencoba melarikan diri melalui satu-satunya pintu disko lantai dua. Mereka saling menginjak satu sama lain dan terjebak di ruang tertutup.

Setelah penertiban, polisi harus membuka paksa pintu. Salah seorang yang hadir dalam pesta tersebut, Franco Asensios, mengatakan, penggerebekan polisi dimulai pukul 21.00 waktu setempat dan bahwa pihak berwenang memberi tahu para pengunjung pesta untuk membiarkan wanita keluar lebih dulu.

"Orang-orang terburu-buru dan mulai turun, lalu mereka mengatakan bahwa orang-orang di depan tercekik,” kata Asensios.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Tulungagung Gelar Razia Tempat Hiburan Malam dan Tes Urine

Polisi telah menahan 23 orang atas peristiwa tersebut. Kepala kepolisian, Jenderal Orlando Velasco, mengatakan, tidak ada senjata api atau gas air mata yang digunakan selama penggerebekan.

Kelab malam dilarang beroperasi sejak Maret karena pandemi. Peru mulai mencabut pembatasan karantina pada 30 Juni dalam upaya untuk membuat ekonomi bergerak kembali.

Tapi, jumlah infeksi virus yang dilaporkan harian telah berlipat ganda menjadi lebih dari 9.000 dalam beberapa pekan terakhir. Peru telah melaporkan sekitar 27.500 kematian akibat virus Corona.

Baca Juga: Polres Kediri Razia Tempat Hiburan Malam Jelang Nataru, Pengunjung Dites Urine

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.