Sabtu, 20 Jun 2026 08:02 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Nelayan Kedung Cowek Surabaya Keluhkan Minimnya Tempat Penjemuran Ikan

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Minggu, 23 Agu 2020 09:10 WIB
Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menerima keluhan nelayan di Nambangan Cumpat
Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menerima keluhan nelayan di Nambangan Cumpat

jatimnow.com - Warga kampung nelayan di Nambangan Cumpat, Kelurahan Kedung Cowek, Surabaya mengeluhkan minimnya tempat penjemuran ikan.

Lahan milik Pemkot Surabaya yang biasa digunakan nelayan menjemur ikan dirubah menjadi taman. Warga pun menjemur di pinggir jalan, tapi sering diobrak Satpol PP.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Taman itu awalnya tempat penjemuran ikan warga di RW 2. Sekarang tidak boleh. Warga menjemur ikan di tepi jalan semua. Ada satpol PP diobraki terus," ujar Wakil Ketua RW 3 Kelurahan Kedungcowek, Hudori saat menyampaikan keluhannya di depan calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Sabtu (22/8/2020).

Ia menilai, Pemkot Surabaya lebih mementingkan taman daripada tempat penjemuran ikan yang dapat menopang kehidupan para nelayan.

"Sampai sekarang tidak ada soluisnya. Pemkot lebih mementingkan tamane ae (tamannya saja)," cetusnya.

Hoduri berharap, ketika Machfud Arifin menjadi wali kota Surabaya, dapat menyediakan lahan untuk tempat penjemuran ikan warga nelayan.

"Saya mohon Pak Machfud Arifin saat menjabat wali kota, menyediakan tempat untuk penjemuran ikan," harapnya.

Dalam acara sapa warga yang diselenggarakan PKS, salah satu partai pengusung dari 8 partai, warga juga mengeluhkan jalan tembusan di kampung nelayan tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Katanya, Pemkot Surabaya berjanji akan membebaskan lahan milik warga yang dijadikan jalan tembusan, tapi harga yang ditawar dibawah harga pasaran.

"Masalah klasik tentang tempat penjemuran ikan di Nambangan, termasuk juga di dekat Kenjeran juga sama tuntutannya minta tempat penjemuran ikan hasil dari para nelayan," ujar Machfud Arifin.

Mantan Kapolda Jatim yang mencalonkan di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 9 Desember 2020 ini mengatakan, ke depan akan mempelajari secara baik tanah milik Pemkot Surabaya di kawasan tersebut, agar dapat dimanfaatkan menjadi tempat penjemuran ikan.

"Daripada (lahan pemkot) dimanfaatin yang tidak jelas, lebih baik ditata kan bisa saja. Nantinya menjemur ikan juga menerapkan teknologi, dibangunkan blok untuk penjemuran kan boleh. Dari pada ditempatin kandang kambing malah nggak karuan," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Machfud menambahkan, jika tidak ada tempat penjemuran dan ketika memanfaatkan tepi jalan, akan melanggar lagi. Juga resiko bahayanya kecelakaan baik bagi nelayan maupun pengguna jalan lainnya.

"Kan bisa ditata lebih rapi, lebih cantik, sehingga membuka peluang pekerjaan masyarakat. Bila perlu (tempat penjemuran ikan) terintegrasi dengan wisata kuliner sekalian, dibakar di situ, yang penting sambelnya enak saja pasti orang akan datang," jelas Machfud Arifin.

Machfud Arifin sapa warga bersama nelayan di Nambangan Cumpat

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.