Rabu, 17 Jun 2026 04:46 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Bila Machfud Arifin Berpasangan dengan Anang Hermansyah, Bagaimana?

Kolase Machfud Arifin dan Anang Hermansyah
Kolase Machfud Arifin dan Anang Hermansyah

jatimnow.com - Setelah Cak Lontong, kini giliran Anang Hermansyah yang ditawarkan menjadi pendamping Calon Wali Kota Machfud Arifin dalam Pemilihan Wali kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Hingga hari ini, Machfud Arifin memang belum mengumumkan siapa calon wakil wali kota (cawawali) yang akan mendampinginya. Namun Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie atau Gus Coi menilai, artis asal Jember, Anang Hermansyah layak dampingi Machfud Arifin.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ini ide bagus (pasangan Machfud Arifin-Anang Hermansyah)," ujar Gus Choi saat dihubungi jatimnow.com, Jumat (21/8/2020) malam.

Mantan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem ini menyebut bahwa menjadi pemimpin di era demokrasi harus memiliki popularitas.

"Itu nggak bisa dipungkiri dan memang begitulah teorinya. Anang juga memiliki popularitas. Kedua, Anang memang asli Jawa Timur, sehingga tidak asing bagi masyarakat Jawa Timur dan khususnya masyarakat Surabaya," tambah Gus Choi.

Mantan Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur ini menambahkan, suami Ashanty ini juga memiliki elektabilitas.

"Ketiga, saya kira Anang punya elektabilitas. Cuma berapa persen saya belum tahu karena belum disurvei. Tapi dia juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI satu periode," tambahnya.

Dengan popularitas Anang yang terkenal, secara signifikan akan mendongkrak elektabilitas pasangan Machfud Arifin-Anang Hemansyah. Dan kemungkinan besar dapat memenangkan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 9 Desember 2020 mendatang.

"Duet Machfud Arifin-Anang, saya kira duet yang bagus. Keduanya memiliki jaringan, reputasi. Anang artis dan pernah menjadi anggota DPR RI, sehingga mau ketemu siapa saja gampang," ungkapnya.

"Wali kotanya Machfud Arifin, mantan kapolda, mengerti hitam putihnya Indonesia. Mana yang putih, mana yang hitam dan mana yang abu-abu, ngerti semua. Keduanya (MA-Anang) nantinya juga dapat bersinergi dan ini ide bagus. Tinggal dilakukan langkah berikutnya," terangnya.

Gus Choi yang juga pernah menjadi anggota DPR RI ini menyebut, pembenahan Kota Surabaya di bawah Wali Kota Risma memang sudah bagus, terutama di bidang pertamanan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Warisan-warisan lama yang bagus harus dipertahankan, dilanjutkan. Yang belum beres seperti pasar mangkrak harus dibenahi. Pasar Turi dihidupkan kembali. Pasar yang becek-becek ditata yang rapi, bersih dan nyaman. Sehingga menjadi pusat perekonomian yang menyenangkan," paparnya.

"Kemudian Kota Surabaya harus menjadi pusat wisata. Surabaya bukan hanya menjadi pusat perdagangan, tapi juga menarik untuk wisata. Nah ini dilakukan wali kota baru, harus berkreasi membangun pariwisata yang menarik di Surabaya," terang Gus Choi.

Ia menambahkan, Kota Surabaya juga harus menjadi pusat konferensi internasional, pusat kegiatan yang bertaraf internasional, termasuk dunia olahraga.

"Selama ini kan yang menjadi pusat konferensi di Bali, Jakarta, Bandung," ujarnya.

Machfud Arifin saat ini diusung koalisi 8 partai yaitu PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem, Golkar dan PKS. Menurutnya, penentuan cawawali, semua partai pengusung harus diajak berfikir bersama.

"Nggak boleh egosentris. Figur siapa saja (cawawali) dapat diterima oleh semua pihak. Yang penting menang dulu. Setelah jadi, dirembuk lagi bagaimana baiknya sesuai porsinya masing-masing," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebelumnya, mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menilai bahwa komika atau komedian Cak Lontong yang bernama asli Lies Hartono layak menjadi cawawali-nya Machfud Arifin.

Saat memberikan closing statement di acara silaturahmi dengan para pengusaha di Hotel Samator Surabaya timur, Kamis (6/8) lalu, Dahlan Iskan menyampaikan jika pasangan Machfud Arifin di Pilwali Surabaya 2020 adalah yang dapat menambah perolehan suara serta bisa menghibur warga Kota Pahlawan.

"Kita menunggu siapa pasangan beliau dan pasangan itu tentu yang bisa menambah suara beliau, terutama yang sudah dikenal di kampung-kampung, sudah populer dan disukai," ujar Dahlan Iskan menyindir Cak Lontong yang malam itu menjadi pengisi acara.

Dahlan kembali menegaskan bahwa bakal calon wakil wali kota yang disukai maksudnya adalah orangnya bisa membawa humor.

"Bisa membawa santai orang, bisa membawa orang tegang menjadi santai. Karena Surabaya ini orangnya terbuka. Jadi memerlukan orang yang bisa memuarakan kesedihan-kesedihan, yang bisa memuarakan kesumpekan-kesumpekan," tuturnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.