Minggu, 07 Jun 2026 03:29 WIB

Update Covid-19 Banyuwangi: Sembuh 77, Dirawat 105, Meninggal 5 Orang

Peta sebaran Covid-19 di Banyuwangi per 21 Agustus 2020
Peta sebaran Covid-19 di Banyuwangi per 21 Agustus 2020

jatimnow.com - Pasien terkonfirmasi Covid-19 di Banyuwangi menjadi 187 sesuai data per hari ini, Jumat (21/8/2020). Dari jumlah itu, 77 orang dinyatakan sembuh, 5 orang meninggal dunia dan 105 masih dirawat.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengungkapkan, penambahan kasus terbanyak hari ini berasal dari santri salah satu pondok pesantren.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Ada 77 santri yang dinyatakan positif," ujar Rio-panggilan akrab dr Widji Lestariono.

Rio mengungkapkan, penanganan di salah satu ponpes ini bermula dari laporan puskesmas setempat pada 14 Agustus 2020 lalu yang melaporkan adanya empat santri yang hasil tes rapidnya reaktif.

"Dinkes langsung melakukan survei epidemiologi dan melakukan tracing kontak erat dari empat santri tersebut. Dan tracing ternyata berkembang hingga mencapai 502 santri yang ada kontak erat serta mereka yang bergejala mengarah ke Covid-19," terang Rio.

Menurut Rio, ratusan santri itu kemudian dilakukan rapid test hingga didapatkan 96 santri yang reaktif. Kemudian dilakukan swab massal dan hasilnya keluar Kamis dan hari ini.

Rio merinci, dari 96 sampel swab santri yang diambil, diketahui saat ini hasilnya ada 77 santri yang konfirmasi Covid-19, negatif 13 dan 6 sisanya belum keluar hasilnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Santri yang terkonfirmasi saat ini diisolasi di salah satu gedung dalam ponpes, terpisah dari santri lainnya. Mengingat kondisi umum santri yang terpapar tidak bergejala dan hanya gejala ringan.

"Saat ini untuk santri yang memang tidak ada gejala dilakukan isolasi di satu gedung di ponpes. Yang bergejala sedang sudah kita tangani di rumah sakit," paparnya.

Untuk penanganan klaster baru di ponpes ini, dinkes mengambil langkah untuk melakukan isolasi pada pondok pesantren. Selain itu, dinkes juga menerjunkan petugas kesehatan gabungan dari RSUD Genteng dan puskesmas di lingkungan ponpes untuk melakukan pemeriksaan fisik awal.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Selain tracing juga terus dilakukan, untuk santri lain yang bergejala sesak segera dilakukan foto thorax untuk menentukan penanganannya lebih lanjut," ungkap Rio.

Selain itu, dinkes juga meminta ponpes menunjuk koordinator di antara santri untuk memantau kondisi santri yang dalam masa isolasi.

"Langkah penanganan ini akan dipimpin langsung Plt Direktur RSUD Genteng, dr Kurniyanto," pungkas Rio.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.