Selasa, 16 Jun 2026 23:18 WIB

75 Persen Santri di Kota Probolinggo yang Keracunan Dinyatakan Sembuh

Para santri di Ponpes Riyadhus Sholihin, Kota Probolinggo yang keracunan dibawa ke puskesmas dan rumah sakit
Para santri di Ponpes Riyadhus Sholihin, Kota Probolinggo yang keracunan dibawa ke puskesmas dan rumah sakit

jatimnow.com - Ratusan santri putri di Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhus Sholihin, Kelurahan Kademangan, Kota Probolinggo yang diduga keracunan makanan, 75 persen sudah sembuh.

"Sekitar 75 persen santri yang keracunan sudah ditangani dan kondisinya sudah sembuh," kata Plt Direktur RSUD dr Muhamad Saleh Kota Probolinggo, dr Abrar Kuddah, Jumat (21/8/2020).

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Abrar menyebut, berdasarkan data yang didapatnya, dari jumlah 150 santri yang diduga keracunan makanan, 75 persen di antaranya sudah sembuh. Sehingga bisa dipastikan saat ini yang menjalani perawatan hanya tinggal puluhan santri.

"Mereka sudah ada yang dijemput keluarganya karena dikondisinya sudah mulai sembuh. Namun untuk puluhan santri lainnya masih menjalani perawatan dengan kondisi yang terus membaik," tambah Abrar.

Baca juga:  Ratusan Santri di Kota Probolinggo Diduga Keracunan Makanan

Abrar menyebut, untuk penyebab para santri keracunan diduga karena makanan yang mereka konsumsi.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Namun makanan apa yang menyebabkan keracunan para santri ini masih kita tunggu hasil uji laboratorium," tegasnya.

Abrar juga memastikan bahwa semua biaya perawatan para santri ditanggung oleh Ponpes Riyadhus Solihin.

"Biaya perawatan santri yang keracunan, semua ditanggung oleh pondok. InsyaAllah dua sampai tiga hari lagi semua santri sudah bisa sembuh," tambahnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Ratusan santri keracunan diduga karena mengonsumsi makanan pada Kamis (20/8/2020) usai Salat Subuh. Di mana pada Rabu (19/8/2020), ponpes tempat mereka belajar menggelar acara menyambut malam 1 Muharram 1442 Hijriyah.

Ratusan santri dilarikan ke puskesmas dan RSUD dr Muhammad Saleh Kota Probolinggo. Beberapa di antaranya dirawat di pondok pesantren mereka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.