Rabu, 17 Jun 2026 04:58 WIB

Ratusan Santri di Kota Probolinggo Diduga Keracunan Makanan

Beberapa santri di Kota Probolinggo yang diduga keracunan makanan mendapat perawatan medis
Beberapa santri di Kota Probolinggo yang diduga keracunan makanan mendapat perawatan medis

jatimnow.com - Ratusan santri putri di Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadus Sholihin, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo diduga keracunan makanan.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis (20/18/2020) pagi setelah para santri menjalankan ibadah Salat Subuh dalam peringatan malam Tahun Baru Islam 1 Muharram.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Plt Direktur RSUD dr Muhammad Saleh Kota Probolinggo, dr Abrar Kuddah mengatakan, santri putri Ponpes Riyadus Solihin yang diduga keracunan makanan kurang lebih sekitar 160-180 orang. Mereka dirawat di tiga puskesmas dan di RSUD dr Muhammad Saleh serta di pondok pesantren.

Ratusan santri di Kota Probolinggo diduga keracunan makananRatusan santri di Kota Probolinggo diduga keracunan makanan

"Untuk santri yang dirawat di tiga puskesmas sebanyak 30 orang, di RSUD dr Muhammad Saleh lima orang dan di ponpes sekitar 120 orang," jelasnya, Kamis (20/8/2020) malam.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Abrar menyebut bahwa saat ini kondisi para santri mulai membaik dan sudah ditangani oleh Tim Medis RSUD dr Muhammad Saleh dan Dinas kesehatan Kota Probolinggo.

"Mereka juga sudah diberikan pengobatan dan pemasangan infus," tambahnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Abrar menambahkan, dugaan sementara para santri keracunan makanan nasi yang mereka makan usai acara malam Tahun Baru Islam 1 Muharram.

"Kita juga mengambil sampel nasi yang dimakan para santri untuk dilakukan uji laboratorium," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.