Senin, 22 Jun 2026 02:52 WIB

Pandemi Covid -19

Kerumunan di Alun-alun Baru, Politisi PKB: Pemkot Surabaya Ngawur

Unggahan @xxxxsuroboyo
Unggahan @xxxxsuroboyo

jatimnow.com - Kota Surabaya yang menjadi zona jingga atau oranye hanya bertahan 9 hari. Kini, kota di bawah pimpinan Tri Rismaharini kembali ke zona merah dalam penanganan Covid -19 atau Virus Corona.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur menyampaikan Kota Surabaya kembali berstatus zona merah atau berisiko tinggi penularannya.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Sebelumnya kota ini sempat zona jingga atau berisiko sedang selama sembilan hari.

"Surabaya dari sebelumnya sempat zona oranye (jingga), sekarang kembali menjadi merah. Maka otomatis Satgas Covid-19 Jatim juga mengikuti. Karena zona itu kewenangan pusat," ujar Anggota Gugus Kuratif Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Makhyan Jibril, Rabu (19/8) ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya.

Selain Kota Surabaya, daerah yang berstatus zona merah lainnya adalah Kabupaten Sidoarjo.

Berdasarkan data, hari ini Surabaya jumlah kasus baru mencapai 120 orang, sembuh 195 orang dan meninggal dunia enam orang.

Sebuah unggahan @xxxxsuroboyo melalui Instagram menggambarkan keramaian di Alun-alun Surabaya, kompleks Balai Pemuda yang baru diresmikan itu. Alun-alun baru itu terlihat dijejali masyarakat pada Rabu (19/8/2020) malam.

Akun @xxxxsuroboyo menyertakan narasi dalam unggahannya.

"Sekilas suasana Alun-alun Suroboyo (Balai Pemuda) bengi iki (19/8/2020) seng mulai nggelar penampilan kesenian maneh sawise renovasi & resmi dibuka umum wingi 17 Agustus.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Dimulai teko dino iki 19 Agustus 2020 akeh rangkaian acara nang kene, antarane: Campursari, Ludruk, Wayang kulit, Reyog, Standup Comedy, Musik Jazz, Musik patrol, dll. Cek ae jadwal lengkape nang postingan @xxxxsuroboyo mau awan. (Nang instastory yo ono jadwale pisan)

Dadi sopo seng dolen bengi iki nang Alun-alun Suroboyo?"

Adanya keramaian di Alun-alun Surabaya itu membuat politisi PKB yang duduk di DPRD Surabaya, Mahfudz geram. Ia menuding Pemkot Surabaya ngawur mengadakan acara yang berpotensi mengundang kerumunan.

"Laia, pemkot ngawur. Di saat kita berusaha menekan angka penularan Covid -19, mereka malah mengundang kerumunan," kata Mahfudz, Jumat (21/8/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengakui jika pemkot akan melakukan evaluasi.

"Kemarin Ibu Wali Kota memerintahkan pagelaran seni sementara dihentikan dulu," katanya saat dikonfirmasi.

 

Artikel Republika

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.