Senin, 15 Jun 2026 11:15 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Machfud Arifin Siap Hidupkan Tradisi Pengantin Khas Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 18 Agu 2020 18:48 WIB
Calon Wali Kota Machfud Arifin saat silaturahmi bersama Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Surabaya
Calon Wali Kota Machfud Arifin saat silaturahmi bersama Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Surabaya

jatimnow.com - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin siap menghidupkan tradisi pengantin yang memiliki ciri khas Suroboyoan.

"Tentunya kita akan panggil para pakar-pakarnya, ahli budaya yang ada di Surabaya. Juga ahli sejarah. Nanti kita akan seminarkan, kita rumuskan, baru kemudian kita latihkan kepada para perias pengantin," kata Machfud Arifin usai silaturahmi bersama Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Surabaya, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Arek asli Ketintang, Surabaya ini menyebut, untuk pengantin pria ada pakaian khasnya. Sedangkan pakaian untuk pengantin perempuan masih belum didapat.

"Yang laki ada, tapi yang untuk (pakaian pengantin) perempuan iki seng angel (yang susah). Kalau yang laki gampang, ada gaya cak ning. Tapi riasan pengantin perempuan gaya khas Suroboyoan itu nggak ada," tuturnya.

"Ke depan nanti kita rumuskan (pakaian pengantin khas Surabaya), sehingga masyarakat Surabaya punya kebanggaan," jelas mantan Kapolda Jatim ini.

Baca juga:  Ratusan Ahli Rias Pengantin Surabaya Bersatu Menangkan Machfud Arifin

Sementara Ny Lita Machfud Arifin di depan ratusan ahli rias pengantin Surabaya menyampaikan, selama ini memang masih sulit mencari pakain pengantin khas Surabaya.

"Saya memperhatikan pengantin di Surabaya, pengantinnya Jawa Timur dan khas Surabaya, kadang masih bingung. Waktu anak saya manten (menikah), saya sendiri bingung waktu berhadapan dengan perias. Mereka menawarkan hanya (pakaian pengantin khas) Yogyakarta dan Solo. Saya meminta yang Jawa Timur dan Surabaya, mereka mengatakan tidak ada. Harusnya ada ciri khas Surabaya," tutur Lita.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Lita yang juga pengurus Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) akan mengajak para perias pengantin untuk mengikuti seminar.

"Kita kumpulkan sesepuh-sesepuh, biar kita ada patokan bahwa ciri khas Jawa Timur ada ininya. Jadi jangan ikutan Yogya atau Solo, tapi Surabaya sendiri punya khas. Ke depan itu nantinya saya akan membantu dan bisa membuat nyaman kita semua warga Surabaya, Jawa Timur memiliki ciri khas," tambah Lita disambut tepuk tangan para ahli rias pengantin Surabaya.

Menurutnya, selama ini mungkin banyak perias pengantin yang tidak mengetahui pakaian pengantin khas Surabaya dan Jawa Timur. Ke depan, istri calon wali kota ini akan menggelar seminar dengan menghadirkan para sesepuh atau tokoh masyarakat yang mengetahui sejarah tentang Surabaya, sehingga memunculkan pakem pakaian khas pengantin gaya suroboyoan.

"Nanti kita adakah pelatihan-pelatihan, karena perkembangan make up itu selalu berubah. Jadi seperti apa berubah di tahun ini dan harusnya selalu update," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dan wali kota tentunya bisa membantu para perias untuk bisa mendapatkan bantuan pelatihan dan bisa selalu update dengan make up terbaru, dengan warna-warna terbaru. Dan itu semua kebijakan ada di wali kota," sambung Lita.

Ketua Harpi Melati Surabaya Wurianti mengapresiasi pernyatan dari Lita Machfud Arifin tersebut.

"Kebetulan banyak teman-teman perias di rayon-rayon. Saya siap membantu. Tiap bulan kita adakan pertemuan di antara mereka. Saya sebagai ketua dan teman-teman pengurus, nanti kita akan ikut sosilisasi dan kita akan datang ke rayon-rayon. Kita mendukung Bapak Ibu Machfud Arifin," jelas Wurianti.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.