Selasa, 16 Jun 2026 16:50 WIB

God Bless Rilis Lagu 'Untuk Indonesiaku' di Hari Kemerdekaan

Band God Bless menyambut usia ke-47 tahun dengan karya baru berjudul "Untuk Indonesiaku" (Foto: Republika/Farah Nabila Noersativa)
Band God Bless menyambut usia ke-47 tahun dengan karya baru berjudul "Untuk Indonesiaku" (Foto: Republika/Farah Nabila Noersativa)

jatimnow.com - Band God Bless menyambut usia ke-47 tahun dengan karya baru berjudul "Untuk Indonesiaku". Lagu ini yang dirilis bertepatan dengan perayaan Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2020.

Lagu ini berkisah wujud cinta Tanah Air dari seorang seniman. "Untuk Indonesiaku" adalah karya pertama setelah album "Cermin 7" yang rilis Januari 2017 lalu.

Baca Juga: Rangkum Patah Hati Selama 2 Tahun, Anxieparty Rilis Album Pencarian Peraduan

Lagu "Untuk Indonesiaku" digarap di dalam suasana haru, sebuah karya terakhir dari musisi senior Areng Widodo. Pada 30 Oktober 2019, Ian Antono membesuk Areng Widodo yang kala itu dirawat di Rumah Sakit Paru Dr Goenawan Partowidigdo di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

"Dalam pertemuan tersebut, dengan kondisi lemah namun tetap dengan semangat menyala, Areng masih sempat membahas tentang lagu ciptaannya itu dan menyampaikan harapannya agar bisa dibawakan oleh Achmad Albar dan God Bless," kata God Bless dalam siaran resmi, Selasa (18/8/2020).

Beberapa jam berselang setelah pertemuan, musisi yang telah menciptakan banyak hit tersebut mengembuskan nafas terakhirnya pada 31 Oktober 2019. Persahabatan para personil God Bless dengan Areng Widodo telah berkelindan selama lebih dari tiga dekade.

Dimulai ketika Achmad Albar bersolo karir dengan ciptaan Areng Widodo, “Syair Kehidupan” (1980) disusul “Dunia Huru-Hara” (1981) hingga “Dunia Dibakar Api” (1988). Bersama Donny Fattah, juga pernah bekerja sama menggarap album Daun Daun Surga yang dibawakan oleh Bangkit Sanjaya, tahun 1985.

Baca Juga: Aneka Lomba Semarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI Bersama PSI Surabaya

Sementara Ian Antono pernah bekerjasama untuk dua lagunya, “Jarum Neraka” (1984) dan “Tangan-Tangan Setan” (1985) yang melambungkan nama Nicky Astria.

Kedekatan personal ini akhirnya mendorong band dengan formasi Achmad Albar (Vokal), Ian Antono (Gitar), Donny Fattah (Bass), Abadi Soesman (Kibord), dan Fajar Satritama (Drum) untuk menyelesaikan lagu "Untuk Indonesiaku" di tengah pembahasan materi album baru.

"Liriknya bisa menjadi ekspresi siapa saja yang ingin mengedepankan kecintaan pada Ibu Pertiwi," kata God Bless.

Baca Juga: HUT ke-80 RI, TPS Tumbuhkan Kebanggaan dan Semangat Positif

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.