Selasa, 16 Jun 2026 15:03 WIB

Upacara HUT ke-75 RI dan Pesan Moral Menjaga Sungai di Ponorogo

Warga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo mengikuti upacara HUT ke-75 RI di tepi Sungai Dayang
Warga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo mengikuti upacara HUT ke-75 RI di tepi Sungai Dayang

jatimnow.com - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia (RI) digelar warga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Senin (17/8/2020).

Para pemuda dan warga desa setempat menggelar upacara di tengah sungai. Mereka tampak khidmat mengikuti upacara bendera yang dilanjutkan dengan bersih-bersih sungai hingga tebar benih ikan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kami melakukan upacara di Sungai Danyang untuk memberikan pesan moral kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, terutama sungai," ujar Ketua Forum Desa Sukosari, Sayid Asfari.

Menurutnya, kondisi sungai hari ini cukup memprihatinkan, menyusul debit airnya yang semakin berkurang. Padahal di Desa Sukosari banyak warga yang menggantungkan hidupnya kepada sungai, salah satunya untuk mengairi sawah.

Warga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo menebar benih ikan di Sungai Danyang usai menggelar upacara HUT ke-75 RIWarga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo menebar benih ikan di Sungai Danyang usai menggelar upacara HUT ke-75 RI

Baca Juga: Belasan Pelajar di Tulungagung Tumbang Saat Mengikuti Upacara

"Banyak warga yang menggantungkan hidupnya pada sungai karena sebagian besar penduduknya bekerja di sektor agraris atau pertanian," lanjutnya.

Sayid yang bertindak sebagai pembina upacara itu juga mewanti-wanti masyarakat. Bahwa saat ini sungai sudah menjadi tempat sampah terpanjang di dunia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Untuk itu kita ajak warga bersih-bersih sungai dan mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai agar tidak banjir saat musim penghujan," tutur Sayid.

"Kita juga melepaskan 50 kilogram bibit ikan nila, lele dan mujahir dengan harapan masyarakat lebih peduli dan mencintai sungainya sendiri," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.