Rabu, 10 Jun 2026 09:27 WIB

Pilihan Pembaca: Risma Ditantang Peringatkan Eri hingga Buron Dibekuk

  • Penulis :
  • | Jumat, 14 Agu 2020 09:07 WIB
Fitriana, istri Robby Dwi Premadi, salah satu ABK TB Immanuel WGSR 3 yang diduga hilang
Fitriana, istri Robby Dwi Premadi, salah satu ABK TB Immanuel WGSR 3 yang diduga hilang

jatimnow.com - Berita menarik tentang Wali Kota Risma yang ditantang berani untuk memperingatkan Kepala Bappeko Eri Cahyadi hingga satu buron pengeroyok pemuda di Surabaya yang berhasil ditangkap menjadi pilihan pembaca pada Kamis (14/8/2020) kemarin.

Bagi yang tak sempat mengikuti perkembangan berita di hari sebelumnya, jatimnow.com merangkum tiga berita paling populer.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Apa saja?

Ada Apa Risma Ditantang Berani Peringatkan Eri Cahyadi?

Dugaan Eri Cahyadi yang membahas pencalonan wali kota Surabaya di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko).

Jika pelanggaran itu terbukti, Wali Kota Tri Rismaharini harus bertindak tegas dan memperingatkan Eri untuk tidak berpolitik praktis atau memilih mengundurkan diri.

Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)/ASN tentu Eri Cahyadi mempunyai aturan. Begitu juga politik juga ada aturan dalam UU perpolitikan, dalam hal Pilwali Surabaya.

Perjuangan Keluarga ABK TB WGSR 3 yang Diduga Hilang di Perairan Bima

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Keluarga dari Robby Dwi Premadi, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) TB Immanuel WGSR 3 milik PT WGSR yang diduga hilang di perairan Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 31 Juli 2020 datang ke kantor PT Wahana Gemilang Samudera Raya (WGSR) di Jalan Mayjend Sungkono 16 Prambangan, Gresik.

Namun sayang, saat tiba di perusahaan pelayaran tersebut, keluarga itu gagal menemui sang pimpinan. Di kantor tempat suaminya bekerja itu hanya ditemui seorang satpam bernama Jayadi.

Dirasa tidak mendapatkan sesuatu yang diharapakan, mereka kemudian menuju ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik. Keluarga itu diterima oleh Capt Masri T Randa Bunga, Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas II Gresik.

Satu Buron Pengeroyok Pemuda di Surabaya Hingga Tewas Ditangkap

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Satu dari tiga pelaku yang menjadi buron pengeroyokan dan penusukan terhadap Arisky Tri Yulianto (26) warga Semampir VIII, Sukolilo, Surabaya, berhasil ditangkap.

Pelaku bernama Bambang Riyanto alias Hanafi alias Nyamuk (28), warga Jalan Medokan Keputih No. 17, Surabaya itu ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Sukolilo di Lumajang.

Pengeroyokan itu terjadi di Jalan Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya, sekitar pukul 00.30 Wib, Minggu (2/8/2020). Peristiwa itu membuat korban Arisky meninggal dunia dengan luka tusuk di bagian pusar.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.