Minggu, 14 Jun 2026 11:53 WIB

Satu Buron Pengeroyok Pemuda di Surabaya Hingga Tewas Ditangkap

Satu dari tiga buron kasus pengeroyokan diamankan di Mapolsek Sukolilo, Surabaya
Satu dari tiga buron kasus pengeroyokan diamankan di Mapolsek Sukolilo, Surabaya

jatimnow.com - Satu dari tiga pelaku yang menjadi buron pengeroyokan dan penusukan terhadap Arisky Tri Yulianto (26) warga Semampir VIII, Sukolilo, Surabaya, berhasil ditangkap.

Pelaku bernama Bambang Riyanto alias Hanafi alias Nyamuk (28), warga Jalan Medokan Keputih No. 17, Surabaya itu ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Sukolilo di Lumajang, sekitar pukul 16.30 Wib, Selasa (11/8/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Setelah melakukan pengeroyokan bersama empat temannya, pelaku (Bambang) ini kabur dan bersembunyi di Kampung Baru Sumber Mujur, Desa Penanggal, Kecamatan Candi Pura, Kabupaten Lumajang. Di sanalah pelaku kami amankan," terang Kapolsek Sukolilo, AKP Subiyantana, Kamis (13/8/2020).

Menurut Subiyantana, dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku Bambang juga menghajar Bagus Yulianto, pelapor sekaligus teman korban Arisky. Pelaku menghajar korban mengenai bibir dan muka menggunakan tangan kosong.

"Untuk dua pelaku lainnya masih kami buru. Yang jelas identitasnya sudah kami kantongi," jelas Subiyantana.

Baca juga:  

Pengeroyokan itu terjadi di Jalan Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya, sekitar pukul 00.30 Wib, Minggu (2/8/2020). Peristiwa itu membuat korban Arisky meninggal dunia dengan luka tusuk di bagian pusar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah melakukan penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Sukolilo bersama Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap dua pelaku terlebih dahulu. Dua pelaku yang ditangkap lebih dulu yaitu IT (16) dan MAP (16), keduanya asal Medokan Semampir.

MAP adalah pelaku yang melakukan penusukan ke bagian pusar korban hingga tewas. Sedangkan IT memukuli korban. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun karena masih di bawah umur, keduanya diserahkan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) khusus anak.

Pengoroyokan itu terjadi usai kelompok korban dan pelaku menggelar pesta minuman keras (miras) di tempat berbeda. Sampai di lokasi, kelompok korban berteriak-teriak hingga membuat kelompok pelaku tersinggung.

Cek cok kedua kelompok ini tidak berimbang. Kelompok korban hanya empat orang, sementara kelompok pelaku sebanyak 15 orang. Namun saat pengeroyokan terjadi, dari kelompok korban, hanya tersisa korban sendirian dan kelompok pelaku hanya lima orang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam pengakuannya saat itu, tersangka MAP menusuk pusar korban lantaran tersinggung dengan ucapan korban yang menyebutnya anak kecil. MAP mengaku membeli pisau lipat itu secara online seharga Rp 50 ribu.

Tersangka MAP juga tercatat pernah ditangkap Polsek Sukolilo pada 2018 dalam kasus kepemilikan senjata tajam.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.