Rabu, 17 Jun 2026 01:09 WIB

Pedagang Pasar Besar Kota Batu Tolak Relokasi, Ini Tuntutannya

Wakil Ketua Himpunan Pedagang Pasar Besar Kota Batu, Johan
Wakil Ketua Himpunan Pedagang Pasar Besar Kota Batu, Johan

jatimnow.com - Revitalisasi Pasar Besar Kota Batu berbuntut pada relokasi pada pedagang. Namun, Himpunan Pedagang Pasar (HPP) menolak pendaataan relokasi lantaran ingin ada transparansi dalam pembangunan itu.

Mereka menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memenuhi keinginan para pedagang yaitu 3D (transparansi dana revitalisasi, DED dan data pedagang).

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Kalau belum dipenuhi, pedagang sepakat menolak relokasi. Karena kami menilai keberadaan dana revitalisasi Pasar Besar Batu, transparansi DED dan data pedagang masih carut-marut," jelas Wakil Ketua HPP Pasar Besar Kota Batu, Johan, Rabu (12/8/2020).

Menurut Johan, HPP juga siap untuk membuka dialog jika tuntutan 3D terpenuhi. Bahkan kesepakatan yang disampaikan kepada UPT tersebut telah tertulis di lembar paguyuban atas persetujuan semua pedagang di unit 1,2,3 dan 5.

Dia menambahkan, saat pihaknya melakukan pendataan internal, HPP mengaku heran karena data PKL berubah dari sebelum pandemi dengan saat pandemi sesuai catatan UPT. Tercatat data PKL Pasar Pagi sebanyak 959, sekarang jadi 1.097.

"Makanya kami ingin Kamis besok pendataan oleh UPT dihentikan dulu. Sebab banyak pertanyaan yang membuat pedagang gelisah. Terlebih waktu relokasi saat pandemi dirasa kurang pas," tambahnya.

Selama ini UPT atau Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Diskoumdag) Kota Batu terakhir berkomunikasi bersama pedagang dan HPP sebelum pandemi. Setelah itu tidak ada komunikasi kembali.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Yang paling kami takutkan jika tidak ada persiapan matang, lalu pedagang sudah terlanjur pindah ke penampungan. Terus pembangunan molor atau mangkrak, kami bisa terjebak di sana," tambah Johan diamini beberapa perwakilan HPP yang lain.

Menanggapi itu, Kadiskoumdag Kota Batu Eko Suhartono menerangkan pendataan dilakukan agar proses pembangunan bisa berjalan sesuai rencana dan kebutuhan. Pemkot Batu juga berkomitmen, dalam pembangunan pasar ini mengutamakan kepentingan warga dan khususnya pedagang.

"Relokasi itu perlu pendataan, makanya petugas di UPT memulai untuk verifikasi. Pendataan juga untuk mengetahui sejauh mana kondisi pasar, supaya konsep pembangunan sesuai kondisi sebenarnya," bebernya.

Sekarang tahapan demi tahapan tengah dilakukan untuk merealisasikan pembangunan pasar. Semua itu butuh dukung semua pihak terutama pedagang. Ia pun tidak ingin ada persoalan salah dan benar, melainkan bersama-sama membangun.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"Paling penting adalah perencanaan itu kuncinya. Maksud dan tujuan pendataan supaya perlindungan terhadap pedagang itu benar. Kondisi sebenarnya itu yang kami gambar, artinya Pemkot Batu melindungi masyarakat dan pedagang, untuk perencanaan yang baik itu berawal dari pendataan yang benar," ungkap Eko.

Disinggung soal komunikasi bersama pedagang terakhir sebelum pandemi, Eko membenarkan bahwa setelah pendataan rampung, baru pihaknya berbicara dengan pihak terkait, termasuk perwakilan pedagang.

"Sinkronisasi data penting, lebih awal didapat lebih baik agar perencanaan cepat dan matang. Jika paguyuban mau membantu, ya monggo, tapi kapasitasnya harus bersama, bukan berjalan sendiri," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.