Rabu, 17 Jun 2026 06:05 WIB

Rektor UINSA Minta Wadir Pascasarjana dan Kaprodi Magister Islam Damai

Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Prof. H Masdar Hilmy
Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Prof. H Masdar Hilmy

jatimnow.com - Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Prof. H Masdar Hilmy berharap perseteruan hingga berujung kekerasan fisik antara Wakil Direktur (Wadir) Pascasarjana, DR Ahmad Nur Fuad dengan Ketua Prodi Magister Islam berinisial SQA terselesaikan secara kekeluargaan.

Selaku pimpinan, Rektor UINSA menyayangkan tindak kekerasan fisik yang dilakukan. Ia juga berharap bahwa hal semacam itu (kekerasan) tidak dilakukan dalam upaya penyelesaian masalah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Baca juga: Wadir Pascasarjana UINSA Surabaya Polisikan Kaprodi Magister Islam

Masdar Hilmy pun telah telah memanggil kedua pihak untuk diminta kejelasan terkait duduk perkaranya.

"Apapun bisa dibicarakan. Jangan sampai ada kekerasan fisik. Saya sudah sampaikan itu. Tapi memang yang bersangkutan mengaku khilaf karena sedang marah," ujar Masdar, Rabu (12/8/2020).

Kaitannya dengan korban, ia mengaku juga telah memberikan masukan untuk sedapat mungkin mengupayakan penyelesaian lewat jalur kekeluargaan. Sembari berupaya mencari cara menghentikan tindak tanduk kekerasan yang dilakukan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Tapi kalau Pak Wadir mau melakukan visum, disilahkan. Asalkan cara-cara yang ditempuh adalah legal dan tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan," terangnya.

Kendati tidak menduga kejadian tersebut akan dibawa ke ranah hukum, Rektor Masdar memaklumi hak konstitusional Wadir sebagai warga negara yang memiliki kebebasan.

"Bahwa yang bersangkutan dalam hal ini korban memilih jalur hukum, itu sudah diluar kewenangan Rektor untuk mencegah," tegas Prof Masdar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Namun, secara kelembagaan ia juga menegaskan bahwa hal tersebut telah diupayakan untuk diselesaikan melalui Komite Etik Senat Universitas. Tentunya dengan tetap mengutamakan upaya-upaya rekonsiliasi dan mediasi bagi kedua belah pihak.

“Kita berupaya untuk menempuh cara-cara yang elegan dan bermartabat untuk menyelesaikan hal ini agar tidak merugikan kedua-duanya,” tukasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.