Senin, 15 Jun 2026 08:51 WIB

Plt Direktur RS Soewandhie Lebih 7 Tahun, Mengapa Bu Risma?

RSUD dr Mohamad Soewandhie (foto dokumen)
RSUD dr Mohamad Soewandhie (foto dokumen)

jatimnow.com - Direktur RSUD dr. Mohamad Soewandhie, Surabaya statusnya hanya pelaksana tugas atau Plt. Meski hanya Plt,  lebih 7 tahun memimpin rumah sakit milik Pemkot Surabaya itu. Mengapa? Hanya Wali Kota Tri Rismaharini yang mengetahui alasannya.

Risma menunjuk Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya drg. Febria Rahcmanita sebagai Plt Direktur RSUD Soewandhie yang berada di Jalan Tambakrejao itu.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Sebenarnya DPRD Surabaya sudah mendorong agar direktur rumah sakit yang berdiri sejak tahun 1964 itu bersifat definitif atau pasti. Di sejumlah kesempatan, Komisi A yang membidangi pemerintahan dan Komisi D yang memayungi masalah kesejahteraan rakyat sudah menyampaikan kepada anak buah Risma.

"Itu (Plt) kemarin sudah di-hearing (dengar pendapat) tapi tidak bisa ada yang jawab, baik BKD (Badan Kepegawaian Daerah) dan asisten tidak hadir," ungkap Ketua Komisi A Pertiwi Ayu Khrisna, Sabtu (8/8/2020) malam.

Bagi politisi Partai Golkar ini sudah sewajarnya direktur rumah sakit tipe B itu tidak dijabat seorang Plt. Ia menyakini banyak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi ilmu kedokteran yang bisa memimpin.

"Sebenarnya ya sudah waktunya pergantian, bukan lagi Plt. Karena kalau itu hanya Plt tentunya tidak bisa memutuskan sesuatunya karena hanya pejabat sementara," kata Ayu.

"Dan saya yakin Surabaya ini gudang dokter-dokter yang pandai dan pintar serta tanggap baik secara Ilmu Kedokterannya juga managerialnya. Tapi di situlah Komisi A hearing-kan hal tersebut. Tapi pejabat yang datang tidak bisa menjawab. Dan saya juga teman-teman mengusulkan untuk disampaikan kepada Ibu Wali Kota karena tidak ada yangg berani menjawab, demikian juga Plt-nya," tambah Ayu.

Demikian Ketua Komisi D Chusnul Chotimah. Politisi PDI Perjuangan ini mengaku jika sudah mendorong Pemkot Surabaya agar tidak lagi menunjuk Plt untuk direktur RSUD dr. Mohamad Soewandhie.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Kami sudah menyampaikan dan mendorong untuk pengisian jabatan tersebut pada rapat- rapat resmi di Komisi D, namun kewenangan ada di tangan Ibu Wali Kota Surabaya," jawab Chusnul saat dikonfirmasi.

Mengapa Plt cukup lama, lebih 7 tahun?

"Silahkan ditanyakan ke Bu Wali," jawabnya.

Berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI Nomor : 371/MENKES/SK/V/2009 tanggal 13 Mei 2009, RSUD Soewandhie Surabaya yang sebelumnya klasifikasi kelas C berubah menjadi Rumah Sakit Umum kelas B.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Selain itu juga memperoleh status Badan Layanan Umum pada tanggal 23 Juli 2009 melalui SK Wali Kota No. 188.45/251/436.1.2/2009 tentang Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah Pada Rumah Sakit Umum Daerah dr. Mohamad Soewandhie Kota Surabaya.

Dari website resmi RSUD dr. Mohamad Soewandhie yang ditelusuri jatimnow.com itu sempat ada pergantian direktur RSUD dr. Mohamad Soewandhie dari dr Didik Rijadi ke dr Esty Martiana Rachmi pada 2011. Namun pada 2012 terjadi pergantian direktur dari dr Esty Martiana Rachmi Ke drg Febria Rachmanita.

RSUD dr Mohamad Sowandhie juga mendapatkan akreditasi 5 pelayanan dari Komite Akriditasi Rumah Sakit Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
RSUD dr. Mohamad Soewandhie juga mendapatkan sertifikasi sebagai Rumah Sakit Pendidikan pada tahun 2015.

RS Pendidikan (Teaching Hospital) adalah rumah sakit yang berhubungan erat dengan Pendidikan Kedokteran dan berfungsi dalam pendidikan praktik untuk mahasiswa kedokteran, Internship dan residen atau peserta pendidikan spesialis.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.