Minggu, 21 Jun 2026 13:33 WIB

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Lereng Gunung Banyak

Petugas mengevakuasi mayat yang ditemukan di Gunung Banyak
Petugas mengevakuasi mayat yang ditemukan di Gunung Banyak

jatimnow.com - Warga Desa Sumberejo, Kecamatan Batu dikejutkan dengan penemuan mayat pria yang sudah membusuk dan penuh dengan belatung di lereng Gunung Banyak, Kamis (6/8/2020).

Mayat itu ditemukan oleh Miseno saat hendak mencari rumput untuk pakan ternaknya.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

"Waktu itu saya mencari rumput, kok ada bau menyengat lalu saya cari. Saya lihat ada mayat, karena takut saya tak berani mendekat. Lalu langsung melapor ke Pak RT, karena RT gak ada saya langsung lapor ke desa," jelas Miseno.

Kepala Desa Sumberejo, Rianto mengatakan dirinya mendapat laporan dari warga sekitar pukul 8.00 Wib.

"Kami menindaklanjuti dengan menghubungi Bhabinkamtibmas dan ditindak lanjuti ke Polsek Batu," jelas Rianto

Polisi yang mendatangi lokasi melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat. Saat ditanya apakah mayat merupakan warga sekitar, Rianto mengaku tidak mengetahui.

"Tidak tahu orang mana. Sejauh ini belum ada informasi dari warga sekitar. Atau orang asli sini yang hilang," ujar dia.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Ketika ditemukan keadaan mayat tertelungkup dan ada luka dibagian kepala.

"Itu setahu saya ada luka di kepala. Sekarang masih didalami petugas kepolisian," tandasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Batu Ipda Sugiarto membenarkan ada penemuan mayat pria di lereng Gunung Banyak yang berada di Desa Sumberejo.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Kami langsung datang usai ada laporan warga, benar ada mayat tanpa identitas. Setelah olah TKP kita evakuasi ke RS untuk divisum," jelas Sugiarto.

Kondisi mayat sudah rusak, aroma bau menyengat tak sedap, kulit mengelupas berwarna coklat penuh belatung.

"Petugas masih lakukan visum mengidentifikasi mayat. Untuk luka sementara belum diketahui, bahkan perkiraan waktu meninggal kita belum tahu. Kalau di lokasi tidak ditemukan bekas-bekas mencurigakan," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.