Senin, 15 Jun 2026 09:29 WIB

Pandemi Covid-19

Ketua PBB Surabaya Dukung Aksi Warga Tolak Jam Malam Dunia Usaha

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Minggu, 02 Agu 2020 20:06 WIB
Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Surabaya, Samsurin (tengah)
Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Surabaya, Samsurin (tengah)

jatimnow.com - Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Surabaya Samsurin mendukung elemen masyarakat yang berprofesi sebagai penunjang pariwisata yang bakal menggelar aksi besok, Senin (3/8/2020).

"Mereka ini menyumbang kurang lebih 13,5 persen atau Rp 1,1 triliun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Surabaya. Tentu bukan angka yang sedikit. Itu bisa membiayai taman kota dan box culvert seluruh Surabaya," ujar Surin-sapaan akrab Samsurin, Minggu (2/8/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Surin menambahkan, aksi yang bakal digelar para seniman modern maupun tradisional dan para pekerja sektor hiburan malam itu merupakan aksi kemanusiaan untuk menuntut keadilan.

"Atas kesewenang-wenangan Pemerintah Kota Surabaya yang memberlakukan jam malam dan screening semua pendatang dan juga penduduk Kota Surabaya yang diwajibkan rapit test. Ini kan ngawur, orang sehat jadi sakit akibat kebijakan ini," tegasnya.

Surin melanjutkan, Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 33 Tahun 2020 itu juga berdampak pada penganguran besar. Sebab menurutnya, perwali itu berdampak pada penutupan beberapa tempat usaha, tempat tempat hiburan malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ada pekerja sound system, ada pekerja make up, ada pelayan resto dan kafe, ada orkes hajatan, ada tukang video dokumenter, ada bazar rakyat dan banyak sekali warga Surabaya bekerja di malam hari yang terdampak," papar mantan Ketua Dewan Kesenian Surabaya ini.

"Ide Wali Kota Risma ini bertentangan dengan rasa persatuan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang mencari hidup di Kota Surabaya," tambah Surin.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dia juga meminta Wali Kota Risma membuat peraturan yang mendukung hajat hidup warga Surabaya dan orang-orang yang bekerja dan mencari kehidupan di Kota Pahlawan.

"Saat ini banyak yang nganggur lho. Tidak ada kerjaan selama Pandemi Covid-19. Sekali-kali bikin perwali yang menyenagkan warga Surabaya apa nggak bisa," tandas Surin.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.