Senin, 15 Jun 2026 21:56 WIB

Pandemi Covid-19

Idul Adha, Polisi Imbau Masyarakat Jatim Terapkan Protokol Kesehatan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 28 Jul 2020 18:33 WIB
Polda Jatim/ foto dokumen
Polda Jatim/ foto dokumen

jatimnow.com - Hari Raya Idul Adha 2020, Polda Jawa Timur mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 agar tidak terjadi lonjakan jumlah konfirm kasus Corona.

"Dalam rangka menghadapi perayaan Hari Raya Idul Adha, Polda Jatim mengajak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan selagi masih masa Pandemi Covid-19," ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

"Dalam beribadah nanti masyarakat juga harus tetap memperhatikan berbagai hal seperti mengurangi kapasitas tempat ibadah, melakukan sterilisasi tempat, menjaga jarak hingga menggunakan masker," tambahnya.

Trunoyudo juga mengatakan, tak hanya dimulainya dari persiapan sampai dengan pasca kurban, diantaranya menyiapkan strerilisasi tempat ibadah sampai dengan protokol pembatasan kapasitas, serta pendisiplinan penggunaan alat pelindung diri.

"Sebaiknya saat melakukan ibadah, masyarakat bisa membawa alat salat sendiri dari rumah. Tidak luput juga dengan menyiapkan tempat cuci tangan dan juga agar berwudhu dari tempat tinggal masing-masing serta membawa alat salat dari rumah," ujarnya.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

Sedangkan untuk teknis pemotongan hewan kurban, Trunoyudo menyebut para panitia harus mematuhi protokol pencegahan Covid-19.

Dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, diharapkan masyarakat dapat dengan khidmat melaksanakan ibadah, tetap produktif namun kesehatan terjaga, jangan sampai ada klaster baru.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

"Mengenai pemotongan hewan kurban juga sama patuhi protokol kesehatan dan kemudian pembagian harapannya diantarkan ke sasaran masyarakat penerima daging kurban ke rumah masing-masing. Sehingga tidak ada antrian atau kerumunan saat pelaksanaannya nanti," tandas alumnus Akpol 1995 itu.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.