Selasa, 16 Jun 2026 08:11 WIB

Pandemi Covid-19

Partai Bulan Bintang Desak Perwali Surabaya No. 33 Tahun 2020 Dicabut

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 28 Jul 2020 18:27 WIB
Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Surabaya, Samsurin (Foto: Dok. jatimnow.com)
Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Surabaya, Samsurin (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Surabaya Samsurin menyebut bahwa Kota Pahlawan menjadi daerah terpuruk sejak menyandang status zona merah penyebaran Covid-19.

"Surabaya sebagai kota yang diangap paling banter prestasinya dalam segala hal yang hampir bisa menyejajarkan dengan Jakarta, tiba tiba menjadi kota terpuruk sejak kota ini menyandang status zona merah pekat," terang Surin-sapaan Samsurin dalam siaran pers yang diterima jatimnow.com, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Menurutnya, tidak ada pilihan selain Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) harus berusaha mempertahankan bahwa kota ini masih kuat, berusaha terus melawan Virus Corona, mengempur segala arah agar Kota Pahlawan kembali terlihat gagah.

"Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, wali kota berusaha mengilmiahkan bahwa corona ini bisa dibasmi. Allah berkehendak lain. Semakin dilawan semakin kasusnya meningkat tidak karuan," terangnya.

Surin menambahkan, ada hal lain yang tidak dilakukan Wali Kota Risma dalam menghadapi Pandemi Covid-19 ini.

"Ada hal lain yang tidak dilakukan wali kota, yaitu bersama sama mengajak para alim ulama dan warga berdoa secara kusyuk dan istiqomah," tambahnya.

Wali Kota Risma, lanjut Surin, juga lupa membentuk satuan tugas (satgas) pemulihan ekonomi warga Kota Surabaya yang sudah terlalu lama terkena dampak kebijakan yang memberatkan kehidupan warga.

"Banyak yang telah kehilangan kesempatan di masa krisis saat ini. Ada yang kehilangan pekerjaan, angka pengangguran dan meningkatnya kemiskinan, daya beli masyarakat menurun. Orang datang ke Surabaya pun menjadi takut karena diwajibkan rapid test sesuai Perwali Nomor 33 Tahun 2020," jelasnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Masih kata Surin, Perwali itu bisa merugikan para pelaku usaha. Apalagi dalam Perwali itu diwajibkan jam malam yang tidak jelas batas waktunya.

"Sektor hiburan dilarang. Ada ribuan seniman dan event organizer tutup. Apa pemerintah kota memikirkan hal ini," tanyanya.

"Saya ajak kawan-kawan yang ada di parlemen DPRD Kota Surabaya bersikap. Gunakan hak interpelasi kalian jika wali kota tak mau mencabut Perwali yang saya angap sudah melawan konstitusi kita ini. Perwali ini merusak persatuan dan menghianati keadilan sosial bagi selurah rakyat Indonesia," tegas Surin.

Selain mendesak pencabutan Perwali Nomor 33 Tahun 2020, Surin juga meminta Pemkot Surabaya dan legislatif membuat perda untuk pemulihan ekonomi dalam tatanan normal baru.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Jadi bukan hanya virusnya aja yang diperangi, tapi pemulihan ekonomi juga harus di pikirkan dan diprioritaskan," sambung Surin.

Surin juga meminta elit politik di Surabaya tidak hanya memikirkan kepentingan kelompoknya saja, karena yang dibutuhkan dalam memutus rantai Covid-19 adalah persatuan.

"Selamatkan para pelaku usaha dan perbaikai kondisi pelaku UMKM yang sebagian besar tak mampu berproduki lagi. Dengan mencabut Perwali Nomor 33 Tahun 2020 itu, insyaAllah pelaku ekonomi akan leluasa bangkit dan daya beli masyarakat akan naik. Jangan lupa kasih mereka keringanan pajak," Tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.