Minggu, 21 Jun 2026 14:03 WIB

Orang Tua Harus Jadi Guru Bagi Anak di Masa Pandemi Covid-19

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 28 Jul 2020 18:11 WIB
Orang tua jadi guru bagi anak (foto istimewa)
Orang tua jadi guru bagi anak (foto istimewa)

jatimnow.com - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2020 yang sejalan dengan tema 'Anak Indonesia Gembira di Rumah', SGM Eksplor menawarkan kegiatan online 'Bersatu dan Kuat Festival'.

Kegiatan online ini juga merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mendukung stimulasi anak Indonesia agar bisa tumbuh jadi generasi Maju.

Baca Juga: Jebakan Manis, Ibu dan Anak Jadi Korban Tipu

Marketing Manager SGM Eksplor, Astrid Prasetyo, mengatakan orang tua merupakan guru pertama dan utama bagi anak.

Oleh karenanya, sebagai orang tua, penting untuk bisa terus beradaptasi dengan berbagai kondisi dan perubahan yang terjadi agar tetap bisa mengajarkan anak di rumah.

"Selaras dengan tema peringatan HAN 2020, kami ingin menginspirasi para bunda tentang cara menjaga anak-anak tetap sehat dan gembira bermain di rumah serta mengedukasi tentang pentingnya dukungan pemenuhan nutrisi dan stimulasi tepat untuk terwujudnya Anak Generasi Maju melalui rangkaian kegiatan online Bersatu dan Kuat Festival," katanya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (28/7/2020).

"Melalui Bersatu dan Kuat Festival, kami menyediakan berbagai konten edukatif dan aplikatif untuk mendukung bunda mengembangkan serta membentuk 5 potensi prestasi anak generasi maju yaitu berpikir kreatif, bantu tumbuh kembang, supel, mandiri dan percaya diri. Konten edukasi digital yang kami tayangkan antara lain interaksi langsung bersama para ahli melalui sesi talkshow dan kegiatan-kegiatan lain untuk mengasah potensi prestasi si kecil yang bisa dilakukan di rumah, olahraga seru di rumah, resep mudah dan sehat," imbuhnya.

Psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani mengatakan proses bertumbuh dan berkembang bagi si kecil, termasuk juga proses belajar, sangat tergantung pada kehangatan interaksi si kecil bersama orangtuanya.

"Mungkin bunda bukan seorang guru di sekolah, penting sekali bagi bunda agar bisa menjadi guru buat si kecil di rumah. Kembalikan konsep orangtua sebagai guru pertama dan utama bagi si kecil. Program seperti bersatu dan kuat festival ini sangat menarik karena dapat mengingatkan para orangtua tentang perannya sebagai guru pertama dan utama bagi si kecil," kata Anna.

Baca Juga: Anak-anak Surabaya Ikuti Aksi Bersih dan Tanam Sayur Bersama Pelindo 3

Ia menyebut, agar si kecil tetap bisa bergembira belajar di rumah, bunda harus bisa kreatif dalam mengajarinya. Salah satunya dengan mengombinasikan belajar dengan bermain atau bisa disebut bermain bersama bunda.

"Bermain bersama bunda bisa dibuat dengan adanya tujuan pembelajaran untuk si kecil. Target misalnya ingin meningkatkan 5 potensi prestasi si kecil. Supaya tercapai tujuannya, Bunda bisa memilih kegiatan yang sesuai pilihan si Kecil sehingga menyenangkan, menyesuaikan waktu berkegiatan dengan rutinitas si kecil untuk membuat jadwal, juga konsisten mengulangi kegiatan sampai target belajar tercapai, dan tentunya tetap melakukan lebih banyak gerakan," paparnya.

Seorang aktris dan ibu dari dua anak, Alyssa Soebandono mengatakan sebagai orang tua, kita harus menyadari bahwa anak-anak kita ini adalah generasi penting yang akan memajukan bangsa di masa depan.

"Oleh karena itu, tentunya kita akan mengupayakan agar anak kita bisa tumbuh optimal untuk menjadi generasi maju yang bisa ikut memajukan Indonesia kedepannya," katanya.

Baca Juga: 7 Anak Binaan di LPKA Blitar Terima Remisi dan Langsung Bebas

"Dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini, aktivitas di luar rumah anak-anak dibatasi, sehingga orang tua dituntut lebih kreatif dalam mencari kegiatan seru bersama anak-anak selama masa karantina ini. Pada saat seperti inilah peranan keluarga, terutama orang tua sangat penting untuk bisa menstimulasi potensi prestasi anak," imbuhnya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.