Senin, 22 Jun 2026 15:48 WIB

Akal Bulus Dua Pengedar Simpan Sabu dalam Batako Terendus Polisi

Kedua pengedar sabu yang ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya
Kedua pengedar sabu yang ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Unit Idik III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap dua pengedar sabu-sabu paket hemat di kalangan kuli bangunan hingga tukang parkir.

Mereka adalah Ahmad Ibyary Adnan (23) tinggal di Jalan Putat dan Yanuar Hardianto alias Kentheng (18) tinggal di Putat Jaya Gang Sekolahan II, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan empat poket sabu dengan berat total 1,14 gram dan uang Rp 600 ribu yang disimpan di dalam batako di rumah kos Jalan Putat Jaya, Surabaya.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengatakan kedua pengedar itu disergap saat berada di rumah kost.

"Mereka cukup cerdik dengan menyiapkan strategi itu agar tidak terendus polisi. Motifnya dia menyimpan di sebuah kotak hitam dan kotak tersebut ditaruh di dalam batako yang di desain untuk penyimpanan," ujar AKBP Memo Ardian, Senin (20/7/2020).

Alumni Akpol tahun 2002 itu mengatakan penangkapan kedua pengedar itu atas informasi masyarakat yang menyebut kerap terjadi transaksi di wilayah Putat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Setelah mendapatkan laporan tersebut, polisi menyelidiki ke lokasi dan mendapati kedua tersangka. Kedua tersangka ini diketahui berada di dalam salah satu tempat kos di Jalan Putat Jaya VI, Surabaya.

Polisi langsung menggerebek kamar kos tersebut dan menemukan keduanya di dalam kos serta barang bukti yang disita.

"Semua disimpan di kos tersebut. Kos tersebut merupakan lokasi save house yang sengaja digunakan untuk menyimpan barang buktinya," jelas Memo

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Memo menambahkan, dari keterangan tersangka kedua pengedar tersebut kerap menjual atau mengedarkan sabu paket hemat itu ke kalangan menengah ke bawah.

Ada yang tukang parkir bahkan kuli bangunan. Narkoba jenis sabu sudah merambah kalangan menengah ke bawah meskipun harganya termasuk mahal.

"Ironis memang, pembelinya rata-rata kuli bangunan. Satu poket dijual tersangka seharga Rp 200 ribu. Kami masih lacak lagi jaringan atasnya," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.