Rabu, 17 Jun 2026 02:46 WIB

Terduga Teroris Disergap di Graha Pena, Saksi: Naik Motor Sport

Proses penangkapan terduga teroris di Graha Pena Surabaya
Proses penangkapan terduga teroris di Graha Pena Surabaya

jatimnow.com - Seorang pria yang ditangkap Densus 88 di area parkir Gedung Graha Pena, Jalan A Yani Senin (14/5/2018) siang itu ditengarai kerap berada di gedung tersebut.

Ia bahkan dikenali sebagai salah satu karyawan sebuah perusahaan yang ada di gedung Graha Pena.

Baca Juga: Petugas Kebersihan Surabaya Temukan Granat Nanas Aktif di Taman Gereja

Salah satu saksi yang sempat melihat proses penangkapan tersebut menyebutkan, jika pria yang ditangkap itu memiliki ciri-ciri fisik berbadan tinggi dan berjenggot.

"Iya mas tadi sepertinya ada 3 anggota polisi berpakaian safari dan satu anggota TNI. Mereka mengamankan seseorang yang akan keluar dari parkiran sini," terang penjaga parkir yang enggan disebutkan namanya, Senin (14/5/2018).

Ia mengatakan pria terduga teroris itu mengendarai motor sport. "Pria yang dibawa tadi pawakannya tinggi besar dan berjenggot,  motornya sport," kata petugas parkir.

Ia mengatakan kalau ia sering melihat pria tersebut di Graha Pena Surabaya. "Kalau tidak salah dia bekerja di sini, saya sering melihat dia kok," katanya.

Sementara itu, Agung salah satu karyawan yang berkantor di Graha Pena mengaku saat akan masuk ke basement parkir dirinya sempat merekam proses interogasi empat anggota polisi itu dengan terduga teroris di pelataran parkir.

"Saat saya akan masuk parkir kok ada yang sedang debat di parkiran mobil akhirnya saya merekam dengan video. Salah satu dari mereka membawa senjata," terang Agung.

Baca Juga: 5 Trending Topik Pekan Ini, Nomor 4 Jangan Coba-coba Bercanda Soal Ini!

Proses interogasi tidak berjalan lama, ke tiga anggota itu langsung menggelandang terduga teroris ke dalam mobil. "Mereka berkomunikasi cuma 10 menitan setelah itu masuk ke mobil," kata Agung.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera tidak membantah terkait kabar penangkapan tersebut.

Namun ia menyatakan belum mengetahui sejauh mana keterlibatan orang tersebut maupun identitasnya.

"Satu diamankan Densus 88 di Graha Pena. Dia dicurigai ikut perencanaan pengeboman Surabaya ke depan," katanya.

Baca Juga: Dari Cikeas Bogor, Napiter Asal Gresik dan Malang Dipindah ke Kediri

Disinggung mengenai profesi dari orang yang ditangkap oleh Densus 88 tersebut apakah merupakan salah satu karyawan yang bekerja di Gedung Graha Pena, Barung mengaku belum mendapatkan informasinya.

"Saya belum tahu itu masih dirahasiakan. Yang pasti orang ini satu jaringan yang sama dengan lain (JAD-red)," jawab barung.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.