Rabu, 17 Jun 2026 06:39 WIB

Dua Bomber Surabaya Pernah Tinggal di Magetan, Ini Rekam Jejaknya

Kondisi Rumah Puspitasari, Bomber di Rusun Wonocolo, Taman, Sidoarjo
Kondisi Rumah Puspitasari, Bomber di Rusun Wonocolo, Taman, Sidoarjo

jatimnow.com - Dua bomber di Surabaya, Puspitasari dan Puji Kuswati diketahui pernah tinggal di Magetan. Bahkan keduanya baru pindah ke Surabaya setelah menikah.

Puji Kuswati diketahui pelaku bomber Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, Surabaya. Puji sejak kecil hidup bersama orangtua asuh di Desa Krajan, Parang, Magetan.

Baca Juga: Petugas Kebersihan Surabaya Temukan Granat Nanas Aktif di Taman Gereja

Informasi dari laman facebook milik Puji yang menyebutkan alimni SMAN 2 Magetan ternyata tidak benar.

"Hasil konfirmasi di SMAN 2 Magetan, kami tidak menemukan identitas Puji Kuswati itu. Hasil sementara, yang ada di medsos (FB) itu bukan warga Magetan,"kata Kapolres Magetan AKBP Muslimin, Senin (14/5-2018).

Ia mengatakan , Polisi masih menunggu laporan lengkapnya,  apakah benar bukan warga Kabupaten Magetan.

Sedang Puspitasari bomber di Rusunawa, Wonocolo, Sidoarjo, benar pernah sementara tinggal di Maospati, namun besar di Surabaya.

"Informasinya, dia (Puspitasari) pernah tinggal di Jalan Sikatan, Maospati. Tapi itu hanya sementara,"ujar Kapolres Muslimin.

Muslimin mengatakan, Polres Magetan hanya back-up dan monitoring, tapi bila itu diperlukan, akan ditindaklanjuti.

"Artinya meningkatkan kegiatan Kepolisian, termasuk menjaga wilayah perbatasan, razia kendaraan bermotor, dan pengamanan wilayah berskala besar bersama TNI dan aparat lainnya,"urainya

Baca Juga: 5 Trending Topik Pekan Ini, Nomor 4 Jangan Coba-coba Bercanda Soal Ini!

Sementara hasil penelusuran, bomber yang disebut Puspitasari itu, nama aslinya Sari Puspitarini, lahir dan besar di Maospati, Kabupaten Magetan.

Sari Puspitarini baru pindah ke Surabaya setelah melakukan pernikahan dengan Anton Febriantono di KUA Maospati tahun 1999.

"Sesuai data disini, Sari Puspitarini bukan Puspitasari,  menikah dengan Anton Febriantono, Senin 25 Oktober 1999, dengan daftar nikah nomor 380/52. X/ 1999,"kata Khumaidi penghulu di KUA Maospati.

Hal yang sama juga dikatakan Jarwati, bekas teman bermain Sari Puspitarini yang rumahnya berhadapan di Jalan Sikatan, Kelurahan/Kecamatan Maospati, Magetan.

Baca Juga: Puluhan Kilogram Bahan Peledak di Tulungagung Dimusnahkan

"Mbak Sari itu putri Pak Rijanto seorang guru olahraga, setelah bapaknya meninggal dan menikah dengan Mas Anton Febriantono, berdomisili di Surabaya, namun sesekali melihat rumah peninggalan orangtuanya itu,"ujar Jarwati, ibu berkacamata minus ini.

Menurut Jarwati, Sari Puspitarini terakhir pulang sekitar tiga bulan lalu, itu pun hanya melihat rumahnya dan menyapa tetangga saja, setelah itu kembali ke Surabaya.

"Rumah peninggalan orangtuanya itu dibiarkan kosong, dulu di kontrakan berganti ganti, dan kepulangan tiga bulan lalu, hanya melihat rumah, masuk terus pamit pulang,"kata Jarwati.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.