Senin, 15 Jun 2026 14:59 WIB

Pilwali Surabaya 2020

PKB dan Kiai Sepuh Doakan Machfud Arifin Pimpin Surabaya

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Minggu, 19 Jul 2020 14:59 WIB
Kiai sepuh dan pengurus PKB doakan Machfud Arifin jadi Wali Kota Surabaya
Kiai sepuh dan pengurus PKB doakan Machfud Arifin jadi Wali Kota Surabaya

jatimnow.com - Kiai sepuh KH Anwar Iskandar bersama KH Mutawakil Allallah serta pengurus PKB Provinsi Jawa Timur bertemu dengan Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin.

Dalam acara silaturahmi itu, Kiai Anwar Iskandar memberikan masukan atau pesan-pesan kepada Machfud Arifin.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

"Yang pertama, pasti silaturahmi. Saya nderekno (mengikuti) dua beliau ini (KH Anwar Iskandar dan KH Mutawakil Allallah). Yang kedua ya mendoakan. Sudah itu saja yang penting," ujar Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar usai acara silaturahmi di kediaman Machfud Arifin, Minggu (19/7/2020).

Abdul Halim Iskandar yang juga Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini menegaskan, selain silaturahmi juga mendoakan Machfud Arifin terpilih sebagai Wali Kota Surabaya dan sukses memimpin setelah Wali Kota Risma.

"Kalau silaturahmi ya oleh (dapat) ganjaran silaturahmi, mendoakan mudah-mudahan Pak Machfud diberikan kemudahan untuk sukses, berhasil menjadi pemimpin di Kota Surabaya dan pemimpin yang barokah," katanya.

KH Anwar Iskandar mengatakan, dalam pertemuan tersebut dirinya menyampaikan pesan-pesan kepada Machfud Arifin tentang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya hingga memimpin Kota Pahlawan ke depan.

"Ya yang paling pokok, beliau setelah memahami tentang apa yang dilakukan terhadap pembangunan Kota Surabaya itu kemudian dioptimalkan pelaksanaannya yaitu, menuju masyarakat Surabaya yang sejahtera lahir dan batin," tuturnya.

"Yang kedua, tentu kita mendoakan agar supaya Allah memberikan sesuatu yang terbaik buat Pak Machfud Arifin," tambahnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Amin Kediri ini juga memberikan pesan kepada warga Kota Pahlawan, khususnya nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama-NU) agar memenangkan Machfud Arifin sebagai Wali Kota Surabaya.

"Kalau imbauan secara kelembagaan (NU) tentu tidak. Tapi paling tidak para kiai-kia nanti agar ikut bersama-sama mengamankan apa yang sudah menjadi keputusan PKB. Karena PKB anak kita, yang dilahirkan oleh NU," terangnya.

Baca Juga: PKB Jatim Tegaskan Arah Baru Kebermanfaatan untuk Masyarakat

Ketika mantan Kapolda Jatim itu terpilih sebagai Wali Kota Surabaya, Machfud juga diharapkan memberikan perhatian kepada umat, guru ngaji, pondok pesantren, kepada warga NU dan masyarakat Surabaya pada umumnya.

"Salah satu komitmen yang disampaikan oleh Pak Machfud ketika bertemu dengan kita (bertemu dengan kiai sepuh di Jawa Timur) ya itu. Jadi saya kira itu otomatis. Tanpa dituntut pun, karena beliau sendiri yang menyampaikan," jelasnya.

Dalam pertemuan itu juga dihadiri Ketua Tim Pemenangan Machfud Arifin, Miratul Mukminin atau Gus Amik, juga Ketua DPC PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf.

"Alhamdulillah silaturahmi dengan baik, dengan Pak Halim juga didampingi oleh para kiai sepuh, KH Anwar Iskandar dan KH Mutawakil Allallah. Tentunya banyak diskusi memberikan support sama saya bagaimana menghadapi kontestasi Pilwali ke depan," kata Machfud Arifin.

Cawali Surabaya yang diusung koalisi 8 partai yakni PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem, Golkar dan PKS ini mengakui, dukungan dan doa dari para kiai sepuh ini menambah semangatnya untuk terus menyapa warga.

Baca Juga: 150 Kader PKB di Tulungagung Ikuti Pendidikan Kader Badan Partai

"Ini menjadi semangat buat saya untuk terus bergerak menyapa warga untuk terus keliling terus. Juga sedikit menyinggung tentang bagaimana menentukan wakilnya (wakil wali kota), itu saja," kata Machfud Arifin.

KH Anwar dan Halim Iskandar

Silaturahmi kiai sepuh dan pengurus PKB Provinsi Jawa Timur bersama Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.