Kamis, 18 Jun 2026 10:10 WIB

Hasil Swab ke-3 Keluar, Seluruh Karyawan RRI Surabaya Negatif Covid-19

Seluruh karyawan RRI Surabaya negatif Covid-19
Seluruh karyawan RRI Surabaya negatif Covid-19

jatimnow.com - 54 Karyawan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Surabaya telah melakukan tes swab ketiga. Hasilnya seluruh karyawan stasiun radio di Jalan Pemuda itu dinyatakan negatif.

Kepala Stasiun RRI Surabaya, Sumarlina mengatakan, hasil tersebut menjadi kabar yang mengembirakan setelah beberapa waktu lalu hasil swab yang dilakukan penuh ketidakpastian.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sumarlina menjelaskan, tes swab pertama dari 130 karyawan, 54 di antaranya dinyatakan positif. Sedangkan tes swab kedua semuanya negatif. Tes swab ketiga dengan hasil semuanya negatif, memperkuat hasil swab kedua.

Dia menembahkan, hasil positif 54 karyawan itu berdasarkan tes swab pertama yang dilakukan 26 Juni 2020, yang hasilnya baru diketahui 11 Juli 2020 atau lebih dari dua pekan.

Menurutnya, swab pertama inilah yang menjadi pangkal permasalahan, apalagi seluruh karyawan sudah melakukan swab kedua yang hasilnya negatif.

Sumarlina tidak tahu apakah data atau hasil swab pertama itu rusak atau tidak. Namun demikian ia menyerahkan permasalahan ini pada Dinas Kesehatan Surabaya.

Baca juga:  

Dia memutuskan untuk melakukan swab kedua pada 6 Juli 2020, lantaran hasil tes swab pertama pada 26 Juni 2020 itu tak kunjung keluar. Dan dari hasil swab kedua itu, semua karyawan RRI Surabaya negatif Covid-19.

Kemudian karena ada perbedaan hasil antara swab pertama dan kedua, akhirnya 54 karyawan yang pada swab pertama dinyatakan positif, diswab ulang atau menjalani swab ketiga.

"Alhamdulillah kami mengucap syukur pada Allah SWT. Kami telah menerima hasil swab ketiga, hasilnya seluruh karyawan negatif," ujar Sumarlina dalam siaran pers yang diterima jatimnow.com, Sabtu (18/7/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurutnya, dua hasil negatif yakni swab kedua dan ketiga ini sekaligus mengkonfirmasi kebingungan data yang terjadi pada swab pertama, yang menyebut 54 pegawai RRI positif.

"Hasil swab ketiga ini kami harapkan bisa menjadi konfirmasi bahwa pegawai RRI Surabaya memang negatif Covid-19, seperti hasil swab kedua," tegas Sumarlina.

Dalam kesempatan ini, Sumarlina mengajak semua pihak untuk mempunyai empaty dan support. Sebab stigma yang muncul di tengah masyarakat terkait Covid-19 masih tinggi. Ia menceritakan, bagaimana imbas pemberitaan tentang Covid-19 banyak orang terdampak.

"Karyawan saya itu hasil swab satu dan kedua negatif, tapi karena pemberitaan yang masif tentang 54 positif Covid-19, ia sampai diusir dari kos-kosannya. Belum kecurigaan tetanga-tetangga," paparnya.

Dia melanjutkan, bagi RRI, swab adalah langkah yang baik dan sebagai bentuk transparansi. Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo untuk mengambil tindakan secepatnya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia dengan meminta tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR) dan rapid test.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dengan demikian kita bisa sama-sama saling jaga, karena ini menjadi tantangan yang harus kita hadapi," terang Sumarlina.

Meski dipastikan seluruh karyawannya bebas dari Covid-19, RRI Surabaya tetap akan menutup kantornya selama dua minggu ke depan sesuai protokol kesehatan. Penutupan itu untuk menguatkan hasil negatif swab terakhir bahwa pegawai RRI Surabaya sudah bebas Covid-19.

Ia berharap, hasil swab ke tiga ini juga bisa menjadi konfirmasi untuk seluruh masyarakat Indonesia, bahwa pegawai RRI Surabaya yang tetap melaksanakan operasional selama masa pandemi ini, negatif dari Covid-19.

Meski di-lockdown, siaran RRI Surabaya Pro1, Pro 2, dan Pro 4, full merelay dari siaran Pro 3 RRI yang konsen pada edukasi dan informasi Covid-19. Begitu juga dengan ChanalLima tetap siaran.

Sumarlina tetap mengimbau kepada seluruh karyawan RRI untuk tetap menjalankan protokoler pencegahan Covid-19 dengan mengedepankan kebersihan dan kesehatan. Baginya keselamatan dan jaga diri menjadi hal penting karena memutus mata rantai penyebaran Covid-19 kuncinya ada pada displin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.