Jumat, 12 Jun 2026 09:21 WIB

Tidak Lockdown, Kepala Puskesmas Banyu Urip: 20 Staf Positif Corona

Puskesmas Banyu Urip, Sawahan, Surabaya (Foto: Rois Jajeli/ jatimnow.com)
Puskesmas Banyu Urip, Sawahan, Surabaya (Foto: Rois Jajeli/ jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepala Puskesmas (Pkm) Banyu Urip (BU), Sawahan, Surabaya menyebut dari 59 staf tercatat 20 orang yang positif Corona atau Covid-19. Ini sekaligus klarifikasi dari puskesmas bahwa tidak benar 59 staf terpapar.

"Jadi semua staf yang swab pada 30 Juni kemarin dan hasilnya keluar pada 12 Juli. Hasilnya ada 20 orang yang positif," kata Kepala Puskesmas Banyu Urip, dr Tenny Septania kepada jatimnow.com, Selasa (14/7/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Baca juga: 

Ia menjelaskan, hasil tes swab itu kemudian diteruskan kepada Camat Sawahan yang diteruskan kepada Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Febria Rachmanita.

"Saya sudah lapor ke Pak Camat diteruskan ke Kadinkes," sebutnya.

Langkah yang telah dilakukannya adalah ke 20 orang staf yang positif itu dilakukan swab ulang.

"Dari 30 Juni kan masanya sudah selesai 14 hari. Jadi swab ulang yang positif tanggal 13 Juli. Harapannya negatif lah," harapnya.

Dengan sisa 39 orang yang negatif, maka mereka diminta untuk masih bertugas.

"29 masih bertugas. Masih pelayanan karena belum ada perintah untuk lockdown (tutup)," tegasnya.

Namun tetap buka melayanani masyarakat menimbulkan rasa khawatir. Mereka berharap lockdown demi keselamatan bersama.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kenapa saya minta lockdown, karena kita menjadi sumber penularan. Yang positif kan di dalam puskesmas. Hingga kini belum disetujui lockdown, jadi untuk pelayanan tetap jalan. Kasihan pasien juga, tapi kami pakai APD lengkap. Otomatis, protokol kesehatan diperketat," papar dia.

dr Tenny menyebut langkah ke 20 staf yang positif telah menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji Sukolilo Surabaya sambil menunggu hasil swab.

Sebelumnya, sebuah pesan diterima jatimnow.com, Selasa (14/7/2020). Bunyinya adalah:

"Ijin Laporan Pak Camat, saat ini Kondisi Pkm Banyu Urip dlm keadaan zona Hitam Pak.
Dari 59 Staf dan Kary Pkm Banyu Urip terdampak Covid19:

21 Swab PCR Positif tdd:
3 Dokter(1 sdh MRS dg covid19);
1 istri d 1 anak dari dokter yg MRS
6 Perawat
3 Bidan(2 hamil)
2 Apotek(1 hamil)
2 Analis Laborat
2 Staf Admin(TU)
1 tukang parkir

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Mohon disarankan kepada masyarakat yg akan berobat ke Pkm BU bisa dialihkan ke pkm terdekat.

Kami tidak boleh lockdown ,tp kami juga khawatir dan kasihan dg pasien yg berobat ke Pkm BU.

Mohon doa dan supportnya spy kondisi Pkm cepat pulih dan masuk zona hijau secepatnya."

"Kami sudah menerima laporan awal dari kepala puskesmas. Sudah saya teruskan ke kadinkes (Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita)," jawab Camat Sawahan M Yunus, Selasa pagi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.