Senin, 15 Jun 2026 17:45 WIB

Pandemi Covid-19

Dua Karyawan Meninggal dan 6 Reaktif, Stasiun TVRI Jatim Lockdown

Ilustrasi/republika
Ilustrasi/republika

jatimnow.com - Stasiun TVRI Jawa Timur Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya menghentikan aktivitas sekitar 180 karyawannya mulai hari ini, Senin (13/7/2020). Lockdown dilakukan setelah ada dua karyawan di stasiun televisi ini meninggal dunia.

"Ada dua karyawan kami meninggal dunia berturut-turut, laki-laki dan perempuan. Yang laki-laki meninggal pada Sabtu (11/7), yang perempuan meninggal pada Minggu (12/7)," ungkap Kepala Stasiun TVRI Jawa Timur, Akbar Sahidi saat dikonfirmasi jatimnow.com.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Akbar menyebut, dalam diagnosa awal, karyawan laki-laki yang meninggal itu karena typus dan yang perempuan karena demam berdarah. Namun setelah meninggal, keduanya dimakamkan dengan protokol Covid-19.

"Jadi kami belum mendapatkan laporan secara tertulis. Tetapi informasi yang berkembang, kedua almarhum ada gejala sesak sebelum meninggal. Tapi belum bisa kami pastikan apakah kedua almarhum positif Covid-19 atau negatif," terangnya.

Akbar menambahkan, sebelum kedua karyawan itu meninggal atau masih dirawat di rumah sakit, seluruh karyawan sekitar 180 orang langsung di-rapid test pada 9 Juli dengan hasil 6 orang reaktif.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dan pada 10 Juli, 6 karyawan itu langsung di tes swab, tetapi hingga hari ini hasilnya belum keluar. Atas dasar itu, 6 karyawan tersebut diminta isolasi mandiri.

"Justru enam karyawan reaktif ini bukan satu ruangan dengan dua karyawan kami yang meninggal dunia itu," tegasnya.

"Untuk itu kami mengajukan lockdown ke pusat selama 15 hari mulai hari ini sampai 27 Juli. Semua aktivitas produksi off total," tambah Akbar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Atas keputusan itu, TVRI Jatim hanya akan merelay siaran-siaran dari nasional dan seluruh aktivitas produksi di TVRI Jatim berhenti total.

"Jadi total kurang lebih 180 an karyawan aktivitasnya berhenti total. Kecuali hanya ada dua petugas relay dengan cara bergantian dan protokol kesehatan. Begitu pula dengan satpam," tegasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.