Senin, 22 Jun 2026 07:52 WIB

Pemkab Ponorogo Luncurkan Tanda Tangan Elektronik Percepat Birokrasi

  • Penulis : Advertorial
  • | Minggu, 12 Jul 2020 12:25 WIB
Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno bersama Camat Sukorejo Etik Mudarifah saat peluncuran Tanda Tangan Elektronik
Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno bersama Camat Sukorejo Etik Mudarifah saat peluncuran Tanda Tangan Elektronik

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menerapkan penggunaan sertifikat elektronik berupa Tanda Tangan Elektronik (TTE) dalam dokumen pemerintah. Hal itu dimulai dari Kecamatan Sukorejo, Sabtu (11/7/2020).

"Ini salah satu implementasi tata kelola sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Untuk mendukung pelayanan publik yang efisien dan efektif. Jadi tidak ada birokrasi yang ribet," ujar Wakil Bupati (Wabup) Ponorogo, Soedjarno.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Wabup Soedjarno menambahkan, dalam era seperti sekarang, transformasi digital mutlak dilakukan. Khususnya dalam pelayanan publik yang mudah, murah, cepat, ramah dan akuntabel.

"Penggunaan TTE dalam penyelenggaraan pemerintahan dapat mempermudah penyelenggaraan administrasi perkantoran," jelasnya.

Menurutnya, dokumen yang telah tersertifikasi secara elektronik dengan TTE dapat diakses secara lebih cepat, mudah, kapan saja dan di mana saja. Penerapan TTE dapat menghemat ruang penyimpanan, karena dokumen dapat disimpan secara elektronik dalam awan komputasi (cloud computing).

Di sisi lain, penerapannya menghemat biaya anggaran alat tulis kantor (ATK), pengadaan dan jasa pengiriman dokumen melalui pos.

"Masyarakat tidak perlu lagi bolak balik ke kantor kecamatan mengurus berbagai surat. Dan Kecamatan Sukorejo memulainya," tambah Wabup Soedjarno.

Baca Juga: Akselerasi Pembangunan Jember, Gus Fawait Lantik Achmad Imam Fauzi Jadi Pj Sekda

Wabup Soedjarno memaparkan, untuk mendapatkan pelayanan ini, masyarakat cukup memprosesnya melalui aplikasi. Dengan cepat petugas kecamatan setempat akan merespon jika semua persyaratan yang diunggah komplit, maka langsung akan mendapat tanda tangan elektronik camat.

Dan jika berkas belum lengkap, secara otomatis sistem akan menolak.

"Saya berharap kepada organisasi perangkat daerah (OPD) lain juga harus segera melangkah ke arah itu yaitu tanda tangan dengan elektronik," pinta Wabup Soedjarno.

Sementara Camat Sukorejo, Etik Mudarifah menyebut bahwa dengan layanan ini segala bentuk permohonan pelayanan surat menyurat yang membutuhkan tanda tangan camat kini tidak terhalang jarak dan waktu. Kapan saja dan di mana saja, setiap saat dirinya bisa melakukannya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Masyarakat tidak perlu menunggu saya sebagai camat jika suatu saat berhalangan di kantor. Cukup dengan HP, maka saya bisa memberikan persetujuan lewat tanda tangan elektronik. Setelah itu pihak desa bisa langsung mencetak surat yang telah saya tandatangani melalui barcode dan bisa langsung dimanfaatkan warga masyarakat desa," pungkas Etik. (Adv)

Pemkab Ponorogo luncurkan Tanda Tangan Elektronik dimulai dari Kecamatan SukorejoPemkab Ponorogo luncurkan Tanda Tangan Elektronik dimulai dari Kecamatan Sukorejo

Pemkab Ponorogo luncurkan Tanda Tangan Elektronik dimulai dari Kecamatan SukorejoPemkab Ponorogo luncurkan Tanda Tangan Elektronik dimulai dari Kecamatan Sukorejo

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.