Jumat, 12 Jun 2026 09:15 WIB

Komplotan Perampok Satroni Rumah di Rangkah Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 11 Jul 2020 18:00 WIB
Polisi melakukan olah TKP
Polisi melakukan olah TKP

jatimnow.com - Rumah yang berada di Jalan Rangkah Gang I No.45, Tambaksari, Surabaya disatroni komplotan perampok.

Uang Rp 2,5 juta dan sejumlah barang berharga raib. Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp 25 juta.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dari informasi yang dihimpun, perampokan itu terjadi pada Jumat (10/7/2020), pukul 13.00 Wib. Korban diketahui bernama Meity Witedja (55). Sementara pembantu korban bernama Suliyah (58) asal Pacitan, Jawa Timur.

"Benar, kejadian kemarin siang. Saat ini kasusnya masih kami selidiki," kata Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan saat dikonfirmasi, Sabtu (11/7/2020).

Saat peristiwa perampokan itu terjadi, di rumah korban hanya ada Suliyah sedang berada di lantai dua untuk menunaikan salat. Selesai salat, Suliyah mendengar ada suara orang di lantai bawah.

Ia mengira jika suara itu merupakan suara majikannya. Saat dihampiri, suara itu diketahui dari dua perampok yang sudah berada di dalam rumah.

Suliyah yang kaget hanya bisa terdiam. Ia lantas digiring salah satu pelaku ke ruang dapur dengan ditodong linggis kecil. Sementara satu pelaku lainnya masuk ke kamar majikannya lantas mengacak-acak isi kamar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah menemukan barang-barang berharga, pelaku langsung kabur. Sedangkan Suliyah yang ketakutan tidak bisa berbuat apa-apa. Beberapa menit kemudian, ia lantas menghubungi majikannya.

"Menurut keterangan pembantu korban, saat kejadian ia dipojokkan di ruang dapur. Yang dicuri para pelaku katanya uang Rp 2,5 juta dan barang berharga lainnya," jelas Didik.

Dari hasil olah TKP, komplotan perampok itu menyatroni rumah korban dengan merusak pintu pagar rumah hingga jebol. Kemudian masuk dan merusak pintu utama. Setelah itu, mengacak-acak kamar korban.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Saat ditanya berapa jumlah pelaku perampokan yang menyatroni rumah korban Meity Witedja, Didik belum bisa memastikannya. Sebab, hingga saat ini, proses penyelidikan masih dilakukan.

"Kalau menurut keterangan saksi, pembantu korban, pelakunya ada sekitar lima orang. Dua bagian masuk, tiga lainnya menunggu di luar bertugas mengawasi. Namun kami belum bisa menyimpulkan. Ini terus didalami. Termasuk mencari kemungkinan CCTV yang terpasang di sekitar lokasi," tandasnya sambil menyebut pihaknya dibantu Satreskrim Polrestabes Surabaya guna mengungkap perampokan tersebut.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.