Rabu, 10 Jun 2026 08:10 WIB

Dua Hari, 13 Terduga Teroris di Surabaya dan Sidoarjo Tewas

  • Penulis :
  • | Senin, 14 Mei 2018 13:55 WIB
Foto:Budi Sugiharto
Foto:Budi Sugiharto

jatimnow.com - Teror serangan bom bunuh diri yang berturut-turut melanda Surabaya sejak Minggu (13/5/2018) hingga Senin (14/5/2018) itu menimbulkan banyak korban.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin yang mendampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian, di Jakarta, Senin (14/5/2018), mengungkapkan total pelaku bom bunuh diri yang sudah teridentifikasi berjumlah 17 pelaku, 13 tewas dan 4 selamat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Mereka yang tewas terdiri dari 6 pelaku bom bunuh diri di Gereja di Surabaya, 3 pelaku di Rusun Wonocolo, Taman, Sidoarjo, dan 4 pelaku di Mapolrestabes Surabaya.

Sedangkan 4 pelaku selamat, teridentifikasi sebagai anak-anak,  3 pelaku anak-anak selamat dari Rusun, Wonocolo, Taman, Sidoarjo, dan 1 pelaku anak-anak dari kejadian di Mapolrestabes Surabaya.

"Seperti kita ketahui, yang di Mapolrestabes Surabaya, 4 pelaku tewas, sedangkan 1 anak perempuan diselamatkan oleh petugas," ungkapnya.

Sebelumnya ia menyatakan, pelaku bom bunuh diri Mapolrestabes Surabaya satu keluarga dan satu KK (kartu keluarga).

Para pelaku tersebut juga ditengarai merupakan warga Surabaya. "Yang di Mapolrestabes Surabaya pelaku ada 5 orang. Empat tewas dan satu anak perempuan selamat dan kini sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara," ujarnya.

Ia menambahkan, pola pelaku bom bunuh diri ini sama dengan pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya dan di Rusun Wonocolo, Taman, Sidoarjo, yang terjadi pada Minggu (13/5/2018). Mereka diidentifikasi sebagai satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan jika para pelaku bom bunuh diri ini merupakan bagian dari jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Pelaku berniat menerobos gerbang pada pukul 08.50 Wib. Meledakkan diri di pintu gerbang yang saat itu terdapat sejumlah anggota polisi.

"Dari CCTV, yang bersangkutan pelaku berboncengan dengan wanita," jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan, Senin (14/5/2018).

Dari gambar yang diterima redaksi, terdapat motor yang kondisinya hancur. Bangkai motor dan sosok mayat tergeletak di sisi selatan mobil Toyota Avanza hitam W 1885 AZ. Begitu pula di belakang mobil juga ada korban tergeletak.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Motor pelaku meledak di dekat mobil," kata Barung.

Polisi menutup akses menuju markas. Jalan Sikatan dari arah utara (Jl Rajawali) maupun Jl Gatotan ditutup.

"Penyerangan itu mengakibatkan anggota polisi terluka," tambahnya.

Reporter/Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.