Rabu, 17 Jun 2026 23:42 WIB

Suaminya Meninggal, Seorang Perempuan di Ponorogo Positif Covid-19

Virus Corona/ wikipedia
Virus Corona/ wikipedia

jatimnow.com - Warga Desa Panjeng, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo kembali mengaktifkan portal desa setelah salah satu warganya terkonfirmasi positif Covid-19.

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu adalah seorang perempuan dan diketahui jika suaminya meninggal di rumah sakit.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menjelaskan untuk yang meninggal itu sebelumnya datang ke Puskesmas Jenangan dengan keluhan panas 39 derajat celcius dan nyeri perut pada Minggu (21/6) lalu.

"Ditanya berulang kali, apakah ada riwayat dari luar kota jawabnya tidak. Pasien diberikan injeksi pereda nyeri dan diberikan motivasi jika keluhan belum berkurang segera ke rumah sakit," kata Bupati Ipong, Sabtu (4/7/2020).

Setelah dua hari menjalani pemeriksaan di puskesmas, pasien dirujuk ke RS Darmayu serta diagnosa mengalami gangguan pencernaan.

"Pasien opname selama kurang lebih 5 hari. Saat itu dilakukan rapid test, hasilnya non reaktif," jelasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Setelah dinyatakan sembuh pasien kemudian pulang. Pada Selasa (30/6), pasien kembali mengeluhkan lemas dan tak sadar dan kemudian dibawa kembali ke rumah sakit.

"Tdak sampai satu jam di UGD, pasien meninggal. Saat itu dokter menyimpulkan meninggal karena penyakit jantungnya. Sehingga pemakaman dengan cara biasa," ujar dia.

Sehari pasca pemakaman, warga mencurigai almarhum meninggal karena Covid-19 dan mempunyai riwayat sering bepergian keluar kota. Dinkes Ponorogo melakukan antisipasi dengan melakukan swab kepada 3 orang. Hasil pertama keluar pada Jumat (3/7) adalah istrinya dan dinyatakan positif.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Anak dan bersama enam orang kontak erat lainnya juga sudah diambil swab. Total 10 orang dan baru satu yaitu istrinya yang dinyatakan positif," jelas Ipong.

Saat ini Dinkes terus melakukan tracing terhadap kontak erat kasus tersebut dan selanjutnya akan dilakukan test, baik PCR ataupun rapid test.

"Ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran dengan cara mengaktifkan kembali portal desa. Masyarakat harus disiplin menjaga protokol kesehatan," pungkas Ipong.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.