Sabtu, 06 Jun 2026 22:44 WIB

Banyuwangi Beri Fasilitas Rapid Test Peserta UTBK

  • Penulis :
  • | Jumat, 03 Jul 2020 18:43 WIB
Rapid test di Banyuwangi
Rapid test di Banyuwangi

jatimnow.com - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi memfasilitasi pemeriksaan rapid test gratis bagi pelajar yang akan mengikuti ujian tulis berbasis komputer (UTBK) untuk keperluan seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Selain kepada peserta UTBK, fasilitasi tersebut juga akan diberikan kepada santri dan sopir logistik rute Bali.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Ada beberapa kota lokasi UTBK mensyaratkan bahwa peserta harus menunjukkan hasil rapid test non reaktif atau uji swab negatif. Ada yang baru beberapa hari ini mengeluarkan pengumuman itu. Jadi kita respons dengan memfasilitasi rapid test," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (3/7/2020).

Anas mengatakan, untuk peserta UTBK gelombang pertama yang dimulai 5 Juli, bisa melakukan rapid test di Puskesmas, Sabtu (4/7/2020).

Anas menyadari, waktunya cukup mepet, karena Gugus Tugas juga perlu waktu menyiapkan kebutuhan alat rapid test.

Apalagi, ada kota yang menjadi lokasi UTBK baru mengumumkan syarat rapid test atau uji swab belum lama ini. Tes UTBK sendiri akan dilaksanakan dua tahap. Tahap I, 5-14 Juli. Sedangkan tahap II pada 20-29 Juli.

"Kami sudah baca panitia penyelenggara UTBK, ada dispensasi bagi peserta yang mungkin karena waktu mepet terkendala rapid test. Bisa mendaftar untuk tes gelombang berikutnya. Misalnya besok (Sabtu, 4/7/2020) rapid test di Banyuwangi, lalu ke Surabaya untuk UTBK agak makan waktu dan berpotensi capek, bisa dijadwal ulang UTBK-nya. Tapi kalau yang untuk ke Jember saya kira masih cukup waktunya," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono.

Baca Juga: Dugaan Joki UTBK di Universitas Negeri Malang Terungkap, Ini Modusnya

Rio, sapaan akrab Widji Lestariono, mengatakan, pelaksanaan rapid test dilakukan di 45 puskesmas seluruh Banyuwangi. Pelajar bisa memilih puskesmas terdekat.

"Mulai besok, Sabtu (4/7/2020), peserta UTBK silakan datang ke puskesmas untuk melakukan rapid test. Jamnya tolong diperhatikan, yakni menyesuaikan jam kerja puskesmas," kata Rio.

Bagi pelajar, mereka wajib membawa KTP atau kartu keluarga, bukti pendaftaran peserta ujian, dan keterangan yang menyatakan bahwa untuk melaksanakan UTBK dibutuhkan pemeriksaan rapid test.

"Para pelajar yang mengikuti UTBK tahap II juga silakan berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk mengatur waktunya," ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Rio menambahkan, selain bagi peserta UTBK, program rapid test gratis ini juga bisa diakses sopir logistik non-perusahaan jurusan Bali dengan menunjukkan surat rekomendasi dari Dinas Perhubungan.

Seperti diketahui, Pemprov Bali mewajibkan sopir logistik yang memasuki daerahnya dilengkapi rapid test dengan hasil non-reaktif.

"Rapid test gratis ini khusus bagi sopir yang tidak bernaung di bawah perusahaan alias usaha pribadi. Misalnya, ada penjual sayur dari Banyuwangi yang menjual hasil panennya ke Bali, itu bisa. Tapi kalau sopir logistik dari PT A, misalnya, kami harapkan perusahaannya memfasilitasi rapid test," ujar Rio.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.